Microsoft Kembangkan Pesaing iPod
- detikInet
New York -
Rencana Microsoft untuk membuat pemutar musik digital pesaing iPod akan segera terwujud. Menurut sumber yang dekat dengan perusahaan, Microsoft saat ini tengah mengembangkan sebuah perangkat video dan musik untuk menyaingi iPod Apple.Tak hanya pesaing iPod, Microsoft juga sedang menyiapkan layanan musik pesaing iTunes. Setidaknya begitu yang disampaikan salah seorang sumber terdekat perusahaan, sehari setelah petinggi Microsoft Bill Gates mengumumkan bahwa dirinya tak lagi aktif dalam kegiatan sehari-hari Microsoft.Robbie Bach, salah satu 'bintang' yang lagi bersinar di Microsoft disebut-sebut akan menjadi pemimpin proyek pembuatan pemutar musik tersebut. Bach saat ini mengepalai pengembangan bisnis video game Xbox. Disebutkan lagi, raksasa software ini juga telah menggelar diskusi lisensi dengan industri musik. Perangkat hiburan itu bahkan telah didemonstrasikan. Demikian sumber terdekat perusahaan mengatakan kepada Reuters, seperti dikutip detikINET, Senin (19/6/2006).Sampai berita ini diturunkan, Microsoft masih enggan membeberkan detil rencananya itu. Menurut sumber, layanan musik yang tengah dipersiapkan itu mencerminkan penyimpangan strategi Microsoft."Rencana ini tampaknya merupakan strategi perusahaan. (Microsoft) sangat berkomitmen pada rencananya ini," tutur salah satu sumber lain.Masih menurut sumber terdekat perusahaan, Microsoft juga telah menyiapkan kerangka proteksi hak cipta (copyright) untuk sejumlah layanan musik abonemennya secara global. Salah satu penyandang dananya termasuk Yahoo.Jika di iTunes pelanggan bisa berlangganan untuk mengakses katalog hiburan secara bulanan dan diperbolehkan membeli dengan bandrol US$ 1 (US$ 1 = Rp 9.278 Sumber: detikcom) per lagunya, layanan Microsoft lebih menekankan pada konsep "pay-per-download". Meski begitu, layanan abonemen juga akan ditawarkan.Sumber yang telah melihat demo layanan itu mengatakan, layanan musik versi Microsoft merupakan perbaikan dari layanan iTunes. Belum jelas kapan perusahaan asal Redmond ini berencana meluncurkan layanan musik dan perangkat hiburannya. (dwn)
(dewidya/)