Sosok Paling Berdosa di Balik Ambruknya Nokia

Sosok Paling Berdosa di Balik Ambruknya Nokia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 09 Jun 2022 06:45 WIB
Nokia E71
Ponsel Nokia E71. Foto: All about Symbian
Jakarta -

Mantan Chairman Nokia, Risto Siilasma, pernah menulis 'Transforming Nokia: The power of paranoid optimism to lead through colossal change'. Buku itu membahas kisah di balik layar meredupnya ponsel Nokia dahulu, termasuk siapa yang dianggap paling 'berdosa'.

Risto menyalahkan CEO Nokia terdahulu, Jorma Ollila, sebagai salah satu penyebab utama terpuruknya Nokia. Ia menulis Jorma temperamental dan menyebarkan ketakutan di Nokia, sehingga tidak ada diskusi terbuka serta kerap menutupi jika ada kabar buruk.

Risto berkisah dia sebenarnya sudah meminta agar Nokia ikut memakai OS Android pada tahun 2009 sebagai pengganti Symbian yang kian ketinggalan. Akan tetapi usulnya itu tidak pernah diindahkan, terutama oleh Jorma.

Tahun 2013, seiring jatuhnya bisnis ponsel Nokia, Risto yang sudah jadi chairman Nokia memberitahu rencana menjual divisi ponsel Nokia pada Microsoft, tapi Jorma tak terima. "Perbincangan kami selalu sama polanya, aku berusaha ramah, dia meledak-ledak dan mengatakan aku akan merusak warisannya," kata Risto.

Jorma sendiri adalah CEO Nokia di masa puncak, dari tahun 1992 sampai 2006. Dia lalu menjadi Chairman sampai tahun 2012. Posisi sebagai CEO lantas dijabat Olli-Pekka Kallasvuo yang dianggap kurang bersinar. Maka, Nokia makin tertekan.

CEO Nokia yang mulai menjabat tahun 2010, Stephen Elop, yang dipilih oleh Jorma mengeksekusi pemakaian Windows Phone. Namun strategi itu gagal sehingga perlahan tapi pasti, Nokia ditinggalkan konsumen dan dijual pada Microsoft pada tahun 2014.

Sebenarnya, OS Symbian pernah membawa Nokia ke puncak, tapi diusik iOS lalu Android. Risto mengungkap manajemen Nokia sudah menyadari usangnya Symbian, namun jarang didiskusikan. "Aku memahami ada masalah besar di Nokia kala itu," kata Risto.

Nokia memang masih menuai keuntungan besar dari deretan ponsel Symbian. Tapi pada tahun 2009, jelas bahwa iPhone telah merevolusi industri smartphone dengan layar sentuhnya yang inovatif. Kemudian Google memperkenalkan sistem operasi Android.

Halaman selanjutnya, mempertimbangkan pakai Android>>>

Lihat juga Video: Nokia Pamit dari Rusia

[Gambas:Video 20detik]