Ngaku Hobi Nonton Bioskop, Sudah Tahu Teknologi Ini Belum?

ADVERTISEMENT

Ngaku Hobi Nonton Bioskop, Sudah Tahu Teknologi Ini Belum?

Zefanya Aprilia - detikInet
Sabtu, 09 Apr 2022 15:01 WIB
TV Polytron
Foto: Polytron
Jakarta -

Bagi Anda yang gemar menonton film khususnya di bioskop, mungkin sudah tidak asing lagi jika mendengar istilah Dolby Atmos ataupun Dolby Vision. Ya, karena Dolby atau teknologi kempresi audio telah memiliki andil pada audio bioskop sejak tahun 1970-an.

Dolby Atmos maupun Dolby Vision dikembangkan oleh perusahaan Dolby Laboratories. Seiring perkembangan zaman, kini teknologi Dolby sudah tersedia di berbagai perangkat sehari-hari. Jangan heran jika saat ini, Dolby Atmos dan Dolby Vision sudah bisa Anda nikmati hanya dari televisi di rumah. Berkat kedua teknologi tersebut, pengalaman menonton TV jadi semakin luar biasa layaknya menonton di bioskop.

Bagi yang masih bingung dengan istilah Dolby Atmos dan Dolby Vision, berikut perbedaan di antara keduanya.

Apa itu Dolby Atmos?

Dolby Atmos adalah format suara surround yang berbasis objek. Teknologi ini menyediakan audio yang bergerak mengalir di sekitar penonton dengan realisme yang menakjubkan.

Pada dasarnya, Dolby Atmos merupakan suara berkualitas tinggi yang sangat imersif. Inti dari teknologi Dolby Atmos adalah realisme, di mana teknologi ini mencakup sejumlah penyesuaian dan penyempurnaan untuk mereproduksi audio asli seakurat mungkin.

Dolby Atmos didesain untuk mereproduksi suara 360 derajat. Sehingga, suara yang dihasilkan tersebar dalam ruangan secara tiga dimensi.

Salah satu eksperimen Dolby Atmos baru-baru ini melibatkan pertandingan sepakbola. Gemuruh penonton di stadion dapat dirasakan penonton di rumah ke segala arah melalui perangkat TV yang kompatibel.

Apa itu Dolby Vision?

Dolby Vision adalah format video High Dynamic Range (HDR). HDR merupakan teknologi yang menunjang video melalui tingkat kecerahan, warna, dan kontras yang lebih tinggi dari format standar.

Jadi, teknologi Dolby Vision merupakan HDR yang disempurnakan dengan ditambah penyesuaian dinamis agar sesuai dengan tampilan layar TV saat menonton. Dengan kedalaman warna 12-bit, Dolby Vision mampu menghasilkan sekitar 68 miliar warna.

Ketika disajikan pada perangkat TV yang mendukung HDR, gambarnya akan terlihat lebih hidup dan memanjakan mata. Selain itu, Dolby Vision juga unggul dalam kecerahan yang bisa mencapai hingga 10.000 nit pada puncaknya.

Nit adalah unit pengukuran yang mendeskripsikan keterangan cahaya televisi, smartphone, komputer, layar laptop, dan lain-lain. Semakin tinggi ukuran nit, semakin baik kualitas tampilannya.

Pengalaman menonton dengan Dolby Vision dan Dolby Atmos akan membantu Anda merasakan kombinasi warna ultra hidup, sementara suara imersif dari Dolby Atmos akan bantu Anda lebih mendalami cerita dari tontonan yang disaksikan. Teknologi tersebut menjadi fitur wajib yang dimiliki TV masa kini.

Kecanggihan kedua teknologi tersebut bisa Anda rasakan lewat TV Polytron seri QLED 4K Ultra HD Smart TV tipe PLD 75UV5902 yang akan memberi pengalaman hiburan premium dengan kualitas video dan audio layaknya bioskop meski saat menonton berbagai acara/film di TV di rumah.

Polytron QLED 4KUltra HD Smart TV juga hadir dengan Quantum Teknologi yang menghasilkan spektrum warna lebih luas. Ditambah dengan 4K Upscalling, membuat tampilan televisi menjadi lebih jernih.

Ada juga fitur canggih 4K Refresh rate sebesar 120 Hz, yang mampu menampilkan 120 gambar setiap detiknya, sehingga tidak akan ada kedipan pada layar TV. Selain itu, Polytron QLED 4K UHD Smart TV didesain khusus dengan teknologi bezel-less sehingga terlihat elegan dan memaksimalkan area menonton sehingga memberikan pengalaman seperti menonton di bioskop.

(fhs/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT