Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Default Setting IE7 Dianggap Adil

Default Setting IE7 Dianggap Adil


- detikInet

Jakarta - Kritik yang diajukan Google terhadap Microsoft terkait keberadaan kotak pencarian di pojok kanan atas, yang menjadi default setting di IE7 untuk melakukan pencarian di mesin cari tertentu termasuk MSN, dinilai tidak beralasan. Komplain Google diabaikan begitu saja.Sebelumnya, Google was-was dengan kehadiran Internet Explorer 7 (IE7), solusi browsing terbaru Microsoft. Merasa bisnisnya bakal terancam, Google komplain dan mengklaim Microsoft telah berbisnis curang karena membatasi pilihan konsumennya untuk berjelajah.Sementara CEO Microsoft, Steve Ballmer, mengklaim softwarenya tidak akan mengubah default setting pencarian pengguna."Jika Anda memilih Yahoo, Anda akan tetap di Yahoo," tandas Ballmer usai berpidato di Churchill Club, seperti dikutip detikINET dari Cnet, Senin (15/5/2006).Ballmer menambahkan, Google menginginkan agar Microsoft mengubah default tersebut. Google maunya berada di urutan pertama di daftar kotak pencarian.Acungi JempolMenanggapi hal tersebut di atas, pemerintah Amerika Serikat (AS) menilai komplain Google terhadap IE7 tidak beralasan. Pemerintah AS sendiri mengacungkan jempol pada rencana Microsoft untuk menghadirkan kotak pencarian baru di Windows Vista, termasuk di IE7.Departemen Pengadilan juga telah me-review kotak pencarian yang dimaksud, dan memutuskan bahwa implementasi yang dilakukan Microsoft pada IE7 sangat wajar dan adil.IE 7 sendiri menawarkan daftar situs pencarian yang nantinya bisa menjadi default mesin pencarian pengguna. Namun daftarnya disusun menurut abjad, sehingga nama Google terdaftar sesudah beberapa provider (setelah Ask.com misalnya).IE7 akan dibundel ke dalam sistem operasi terbaru Microsoft, Windows Vista. Aplikasi ini juga bisa di-download oleh pengguna Windows XP dan Windows Server 2003. (dwn)(Catatan Redaksi:Bagi pemberi komentar, mohon tidak mengisi kolom nama dengan kata/kalimat yang tak lazim sebagai nama orang. Nama samaran diperbolehkan. Pengisian nama dengan nama milik orang lain (public figure), alamat situs, merek, nama institusi tertentu dan/atau cenderung vulgar/ofensif/SARA, tidak diperkenankan.) (dewidya/)







Hide Ads