Jerman Ingin Vendor Perpanjang Umur Ponsel Hingga 7 Tahun

Jerman Ingin Vendor Perpanjang Umur Ponsel Hingga 7 Tahun

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 07 Sep 2021 06:18 WIB
Womens hand typing on mobile smartphone, Live Chat Chatting on application Communication Digital Web and social network Concept. Work from home.
Jerman Ingin Vendor Perpanjang Umur Ponsel Hingga 7 Tahun Foto: Getty Images/iStockphoto/oatawa
Jakarta -

Pemerintah Jerman mengajukan proposal yang mengharuskan vendor ponsel menyediakan update keamanan dan penggantian suku cadang hingga tujuh tahun. Aturan baru ini diharapkan bisa memperpanjang usia ponsel di pasaran.

Proposal ini didaftarkan sebagai bagian dari negosiasi dengan Komisi Eropa, dan dua tahun lebih panjang dari proposal yang diajukan Komisi Eropa belum lama ini.

Kedua proposal ini tentu saja dikritik oleh produsen ponsel yang tergabung dalam kelompok advokasi DigitalEurope. Organisasi ini beranggotakan raksasa teknologi seperti Amazon, Apple, Google, Huawei, Microsoft, Samsung, dan lain-lain, seperti dikutip dari Engadget, Selasa (7/9/2021).

Bertentangan dengan permintaan pemerintah Jerman, DigitalEurope hanya ingin memberikan update keamanan selama tiga tahun. Mereka juga ingin membatasi perbaikan suku cadang hanya untuk layar dan baterai, bukan untuk kamera, speaker dan komponen lainnya yang seharusnya lebih tahan lama.

Saat ini Apple memberikan update software dan keamanan selama lima tahun, sedangkan kebanyakan vendor ponsel Android memberikan update keamanan selama tiga tahun. Samsung belum lama ini berkomitmen memberikan update keamanan selama empat tahun.

Jika proposal ini lolos, bukan berarti pengguna ponsel Android dan iPhone saat ini akan mendapatkan update sistem operasi selama tujuh tahun. Di bawah aturan ini, update keamanan dan subsidi pergantian suku cadang diharapkan membuat ponsel lebih tahan lama.

Proposal Uni Eropa ini dijadwalkan berlaku mulai tahun 2023, dan diharapkan bisa membantu menjaga lingkungan karena siklus pergantian ponsel menjadi lebih panjang.

Tidak hanya itu, aturan ini juga bisa membantu pengguna ponsel yang masih menjalankan sistem operasi jadul. Berdasarkan data StatCounter, per Agustus 2021 masih ada lebih dari 40% pengguna Android yang menjalankan Android Pie 9.0 atau yang lebih rendah.

Sistem operasi jadul ini sudah tidak lagi mendapatkan dukungan keamanan dari Google dan vendor. Dukungan keamanan yang lebih panjang tentu bisa mencegah hacker untuk menyerang ponsel-ponsel jadul ini.



Simak Video "Deretan Ponsel yang Bisa Install Android 12"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)