Harga dan Spesifikasi Chromebook Axioo untuk Pelajar

Harga dan Spesifikasi Chromebook Axioo untuk Pelajar

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 31 Jul 2021 10:30 WIB
Axioo Chromebook
Foto: Dok. Axioo
Jakarta -

Salah satu pabrikan yang menjadi penyuplai laptop Chromebook untuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) adalah Axioo. Seperti apa harga dan spesifikasi Chromebook Axioo?

Chromebook Axioo ini sudah mereka pamerkan sejak awal April 2021 lalu. Saat itu mereka mengaku sudah mendapat lisensi dari Google untuk memproduksi Chromebook. Selain itu, Chromebooknya dijanjikan tak kalah berkualitas dibanding brand internasional.

Chromebook ini diproduksi dari hasil kerja sama Axioo dengan Quanta Computer. Seperti apa spesifikasinya?

Chromebook ini memakai prosesor Intel Celeron N4020, RAM 4GB DDR4, storage eMMC 32GB, layar 11,6 inch, USB 3.0, dan WiFi ac/b/g/n. Soal harga, Axioo menyebut harganya ada di kisaran Rp 6 jutaan.

Axioo mengklaim Chromebooknya praktis dan tak terlalu berat untuk dibawa-bawa. Pasalnya ada pegangan yang membuatnya mudah untuk dijinjing, juga punya webcam yang bisa diputar 180 derajat.

"Tidak semua brand bisa mendapat lisensi ini, komitmen kami dalam menciptakan produk berkualitas telah mendapatkan kepercayaan serta dukungan penuh dari Google sehingga Kami dapat memiliki lisensi resmi untuk dapat menghadirkan Chromebook dengan kualitas terbaik di Indonesia," ujar Michael Sugiarto, Direktur Axioo Indonesia dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (6/4/2021).

Pihak Axioo sendiri belum bisa mengungkap berapa jumlah Chromebook yang dipesan Kemendikbudristek, karena masih dalam proses pengumpulan pesanan. Namun Axioo mengaku punya kapasitas produksi yang mencapai 100 ribu unit perbulan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan pemerintah mengalokasikan dana Rp 2,4 triliun untuk pengadaan 240 ribu laptop untuk sekolah.

Dana itu digunakan untuk pengadaan paket teknologi informasi komunikasi, seperti laptop dan berbagai perangkat pendukungnya. Contohnya router, printer, dan scanner.

Pengadaan peralatan TIK ini diambil dari vendor di dalam negeri yang memenuhi persyaratan TKDN. Jumlah unit yang diterima tiap sekolah akan berbeda bergantung usulannya mulai dari level SD, SMP, SMA, SMK, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

"Soal harga nggak bisa dipukul rata Rp 10 juta tadi. Nanti bagaimana masing-masing daerah bernegosiasi karena prosesnya akuntabel dan transparan sesuai prosedur LKPP. Tiap vendor terdaftar dalam e-katalog," kata Karo Perencanaan Kemendikbudristek, M Samsuri saat dihubungi detikINET.



Simak Video "Sederet Vendor Lokal Digaet Google untuk Produksi Laptop Chromebook"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)