Ini Dia Spesifikasi Laptop untuk Pelajar dari Kemendikbudristek

Ini Dia Spesifikasi Laptop untuk Pelajar dari Kemendikbudristek

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Kamis, 29 Jul 2021 15:45 WIB
Siswa belajar online
Ilustrasi siswa belajar dengan laptop (Foto: Dok. Pribadi)
Jakarta -

Pemerintah mengalokasikan dana Rp 2,4 triliun untuk pengadaan 240 ribu laptop untuk pelajar. Inilah spesifikasinya.

detikINET mengonfirmasi program laptop untuk sekolah ini kepada Karo Perencanaan Kemendikbudristek, M Samsuri. Samsuri mengatakan pemerintah ingin agar laptop ini bisa mendukung program Merdeka Belajar untuk pendidikan berkualitas dan merata di Indonesia.

"Spesifikasinya sudah diatur sebagaimana tertera dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 5 Tahun 2021 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2021," kata Samsuri kepada detikINET, Kamis (29/7/2021).

Samsuri mengatakan yang tercantum dalam Lampiran X pada Permendikbud No 5/2021 adalah spesifikasi minimun. Dalam dokumen yang diterima detikINET dari Kemendikbudristek, di situ memang tercantum spesifikasi yang jelas dari program laptop untuk pelajar.

Spesifikasi Laptop untuk Pelajar dari Kemendikbudristek
Memori standar:4 GB DDR4
Monitor:11 inch LED
Processor:Core 2, Frekuensi > 1,1 GHz, Cache 1 M
Grafis:High Definition (HD) integrated
Hard drive:32 GB
USB Port:USB 3.0
Networking:WLAN adapter (IEEE 802.11ac/b/g/n)
Audio:Integrated
Daya/power:Maksimum 50 watt
Operating system:Chrome OS
Device management:Ready to activated Chrome Education upgrade
Garansi:1 tahun

Sebelumnya, Kemendikbudristek menjelaskan bahwa unit laptop yang dimaksudkan Nadiem adalah paket teknologi informasi komunikasi (TIK). Paket ini bukan cuma laptop, tapi juga mencakup perangkat pendukungnya antara lain router, connector, printer dan scanner.

Pengadaan peralatan TIK ini diambil dari vendor di dalam negeri yang memenuhi persyaratan TKDN. Jumlah unit yang diterima tiap sekolah akan berbeda bergantung usulannya mulai dari level SD sampai SMA. Anggaran Rp 2,4 triliun dari pusat akan ditransfer ke daerah, lalu pemda akan belanja kebutuhan paket laptop untuk daerahnya dari vendor secara transparan dan akuntabel melalui e-katalog.



Simak Video "Komisi X DPR Minta Kemendikbudristek Gandeng KPK soal Pengadaan Laptop Rp 2,4 T"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)