Bill Gates Ejek Proyek Laptop Murah
- detikInet
Jakarta -
Proyek laptop murah, seharga US$ 100, sedang dikembangkan dengan dukungan Google. Bill Gates, Chairman Microsoft, mengejeknya.Proyek laptop murah, seharga US$ 100 (kurang lebih Rp 1 juta), sedang dikembangkan oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan dukungan Google. Perangkat untuk anak-anak di daerah tertinggal itu tak akan dilengkapi hardisk. Bill Gates, Chairman Microsoft, mengomentari proyek tersebut dalam Microsoft Government Leaders Forum, di Washington D.C, Amerika Serikat. "Jika akan membuat komputer bagi-pakai, anda tak ingin sesuatu tanpa hardisk, atau yang memiliki layar sangat kecil," ujarnya seperti dikutip detikINET dari Reuters.Gates menyebut perangkat keras hanya bagian kecil dari biaya pembuatan komputer. Biaya terbesar datang dari kemampuan jaringan, aplikasi, dan dukungan. Sekadar informasi, laptop US$ 100 itu akan memiliki sumber tenaga cadangan berupa engkol. Selain itu, sistem operasi yang akan dipakai adalah Linux. "Jika anda ingin orang berbagi-pakai komputer itu, berikanlah koneksi broadband dan orang yang bisa memberi dukungan pada pengguna. Berikan komputer yang layak, yang huruf-hurufnya bisa dibaca. Dan anda tak perlu duduk mengengkolnya sambil berusaha mengetik," ujarnya lagi. Sebelum itu Gates memperkenalkan ultramobile-computer (UMC), proyek gadget yang sebelumnya disebut sebagai Origami. UMC menjalankan Microsoft Windows XP pada perangkat berlayar-sentuh 7 inchi. Proyek laptop murah digagas oleh profesor Negroponte dari MIT. Awal tahun 2006 ini Google telah menyatakan dukungannya pada proyek tersebut.Meski terkesan mengejek proyek tersebut, Bill Gates tak mengejek upaya memberi bantuan sosial pada masyarakat di daerah tertinggal. (wsh)Keterangan Foto: Prototipe laptop US$ 100 saat dipamerkan di arena World Summit on Information Society di Tunisia, 2005. Fotografer: Onno W. Purbo.
(wicak/)