Cloudflare Ingin mematikan CAPTCHA untuk Percepat Akses ke Web

Cloudflare Ingin mematikan CAPTCHA untuk Percepat Akses ke Web

Adi Fida Rahman - detikInet
Senin, 17 Mei 2021 08:24 WIB
Captcha
Cloudflare akan menghilangkan CAPTCHA. Foto: dok Hothardware
Jakarta -

Pernahkah merasa jengkel karena diminta untuk mengidentifikasi gambar lampu merah, mobil dan lainnya saat mengakses sebuah web? Ada kabar baik, Cloudflare, perusahaan penyedia jasa jaringan pengantaran konten ingin mematikan CAPTCHA.

Kehadiran CAPTCHA (Completely Automated Public Turing test to tell Computers and Humans Apart) untuk membedakan antara pengguna nyata dan bot. Ini membantu situs web melindungi diri mereka sendiri dari bot dan layanan otomatis yang dapat membanjiri sistem mereka sehingga tidak kelebihan beban.

Namun ini cukup memakan waktu bagi pengakses. Menurut penelitian Cloudflare, pengguna membutuhkan rata-rata 32 detik untuk menyelesaikan sebuah tantangan.

Dengan lebih dari 4,6 miliar pengguna, perusahaan mengatakan bahwa meskipun pengguna melihat CAPTCHA setiap 10 hari, ini sama dengan 500 tahun manusia terbuang percuma setiap hari hanya untuk membuktikan kemanusiaannya. Untuk menghilangkan CAPTCHA yang mengganggu, Cloudflare punya rencana.

"Hari ini menandai awal dari berakhirnya hidran kebakaran, landasan pacu, dan lampu lalu lintas di Internet," kata perusahaan itu, seraya menambahkan bahwa mereka akan menggantikan tantangan CAPTCHA dengan Yubikeys.

YubikeysYubikeys Foto: The Verge

Yubikeys sendiri merupakan perangkat otentikasi perangkat keras yang diproduksi oleh Yubico untuk melindungi akses ke komputer, jaringan, dan layanan online yang mendukung kata sandi satu kali, kriptografi kunci publik, dan otentikasi, dan protokol Universal 2nd Factor dan FIDO2 yang dikembangkan oleh FIDO Alliance.

Dengan menggunakan Yubikeys ini akan mengurangi validasi pengguna menjadi lima detik dan tiga klik untuk membuktikan bahwa mereka bukan bot. Perangkat berbentuk USB ini akan bekerja di semua browser di iOS 14.5, Windows, macOS dan Ubuntu, sementara pengguna Android harus menggunakan Chrome.



Simak Video "Pengguna Bisa Bikin Avatar Digital di Pameran Virtual Rusia"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)

Berita Terkait