Mesin Cuci Baru Samsung Pakai Kecerdasan Buatan, Untuk Apa Sih?

Mesin Cuci Baru Samsung Pakai Kecerdasan Buatan, Untuk Apa Sih?

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 20 Apr 2021 20:11 WIB
Samsung Smart EcoBubble
Samsung Smart EcoBubble. Foto: dok Samsung
Jakarta -

Samsung Smart EcoBubble resmi hadir di Indonesia. Mesin cuci ini dibekali teknologi kecerdasan buatan (AI), untuk apa sih?

Hendry Wijaya, Home Appliances Product Marketing Head SEIN, mengatakan selama ini mesin cuci front loading punya banyak pengontrolan di bagian panel. Niatnya memberikan banyak opsi pencucian, tapi malah jarang digunakan.

Dalam survei yang dilakukan Samsung, pengguna mesin cuci front loading menggunakan 4 cycle setiap minggu. Padahal raksasa teknologi Korea Selatan ini menyediakan 14 pilihan.

Uniknya lagi sebanyak 70% pengguna akan mengganti opsi pencucian dari menu utama. Opsi pencucian lain yang tersedia hanya dipakai 2 kali sebulan, pengguna mencuci hampir setiap hari.

"Menu-menu yang tadinya disajikan begitu lengkap di panel bagi yang nggak familiar mungkin bakal bingung harus mencet yang mana, terus pilih opsi yang mana. Buat yang mulai mencuci sendiri ini memang challenging," kata Hendry dalam acara peluncuran yang digelar secara online, Selasa (20/4/2021).

Berangkat dari sana, Samsung menghadirkan mesin cuci Smart EcoBubble yang dibekali AI Control Panel. Sehingga mudah digunakan bahkan oleh anak-anak sekalipun.

Samsung Smart EcoBubbleSamsung Smart EcoBubble punya AI Control Panel. Foto: dok Samsung

Panel utama mesin cuci ini hanya menampilkan tombol utama dan sejumlah informasi yang relevan, misalnya status pencucian, notifikasi error dan sebagainya.

Tidak sampai di situ, AI bakal mempelajari siklus dan pengaturan yang sering dipilih pengguna. Setelah 25 kali penggunaan akan otomatis memprioritaskan agar cepat diakses di panel kontrol.

Jadi, pengguna cukup tekan Start, tak perlu repot mengatur setting mesin cuci dari awal. Fitur bernama AI Pattern ini juga mampu merekomendasikan siklus tertentu berdasarkan pembelajaran terhadap siklus pencucian sebelumnya pada waktu tertentu.

"Kalau kita nyuci lagi tidak perlu repot. Kita tinggal mengikuti saran yang ada di panel aja," ujar Hendry.

Mesin cuci ini juga memiliki AI Wash yang mengandalkan empat macam sensor untuk mendeteksi berat pakaian, tingkat kekotoran cucian, dan mengoptimalkan jumlah air, deterjen, dan waktu pembilasan. Alhasil bisa menghemat waktu, air, dan daya listrik.

Samsung Smart EcoBubble Laundry Planner di aplikasi SmartThings untuk memulai dan mengakhiri pencucian kapan pun dinginkan. Foto: dok Samsung

Mesin cuci ini juga mampu mendeteksi tingkat kotoran pakaian, sehingga dapat menyesuaikan tingkat pencucian. Untuk mempermudah pengoperasian, Samsung EcoBubble dapat terhubung dengan smartphone melalui aplikasi SmartThings.

Aplikasi SmartThings ini bisa diinstal di Android maupun iOS. Tapi memang jika menggunakan ponsel Samsung Galaxy akan lebih maksimal.

Di aplikasi SmartThings terdapat fitur Laundry Recipe yang merekomendasi pencucian yang disesuaikan dengan jenis pakaian yang dicuci. Saat pengguna pergi ke luar rumah dan tak tahu pasti jam berapa akan pulang, tersedia Laundry Planner untuk memulai dan mengakhiri pencucian kapan pun dinginkan, sehingga cucian tidak akan berbau atau kusut karena ditinggal terlalu lama dan tidak segera dibilas dan dikeringkan.

Samsung membekali mesin cuci dapat dilakukan lewat Drum Clean+. Fitur ini akan membersihkan bagian dalam mesin cuci dan menghilangkan 99,9 persen bakteri penyebab bau dengan semburan air yang kuat dan putaran yang cepat tanpa membutuhkan bahan kimia apapun.

Semburan air dan putaran cepatnya akan menghilangkan kotoran di sekitar karet pintu sehingga karet pintu selalu bersih dan segar. Agar seisi mesin cuci tetap bersih, terdapat Stay Clean Drawer yang memastikan deterjen terkirim ke dalam tabung dengan maksimal. Sehingga pencucian pakaian benar-benar optimal dan tidak ada deterjen yang terbuang percuma di drawer.

Samsung Smart EcoBubbleSamsung Smart EcoBubble Foto: dok Samsung

Mesin cuci ini tersedia dalam kapasitas 7 kg, 8 kg, 9 kg, 9.5 kg serta 11kg. Samsung berencana menghadirkan kapasitas yang lebih besar lagi hingga 21 kg

Harga Samsung EcoBubble mulai dari Rp 6.499.000 hingga Rp. 13.999.000. Samsung tutur menghadirkan Dryer untuk bantu pengeringan pakaian dengan kapasitas 8 kg dengan harga Rp 9.999.000.

Untuk pembelian produk-produk ini pada periode 20 April - 31 Mei 2021, Samsung memberikan cashback langsung sebesar Rp. 1.000.000.



Simak Video "Tips Maksimalkan Pengalaman Mobile Gaming di Galaxy A52"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)