Lenovo Yoga Slim 7i Pro Bawa Fitur Memanjakan Mata

CES 2021

Lenovo Yoga Slim 7i Pro Bawa Fitur Memanjakan Mata

Adi Fida Rahman - detikInet
Kamis, 14 Jan 2021 08:15 WIB
Lenovo Yoga Slim 7i Pro
Lenovo Yoga Slim 7i Pro. Foto: Lenovo
Jakarta -

Lenovo memanfaatkan perhelatan CES 2021 dengan meluncurkan Yoga Slim 7i Pro. Laptop ini membawa fitur memanjakan mata.

Lenovo membekali Yoga Slim 7i Pro dengan layar OLED 14 inch beresolusi hingga 2.880 x 1.800 pixel dan aspek rasio 16:10. Ini adalah laptop pertama dari seri Yoga yang menawarkan layar OLED yang imersif yang membuatnya berbeda dari LCD.

Chrominance attributes (disebut chroma) diamplifikasi hingga 1,25 kali dari jumlah yang ada di LCD. Hal ini membuat frekuensi
warna dan saturasi warna hitam yang lebih tinggi serta rasio kontras yang lebih tinggi hingga 667 kali dari LCD.

Laptop punya color gamut 100% DCI-P3 dan 125 % sRGB yang luar biasa untuk warna yang hidup. Hal ini akan memberikan pengalaman HDR yang lebih nyata yang cocok untuk mengedit foto dan video beresolusi tinggi.

HDR juga meningkatkan kontras antara bagian paling terang dan paling gelap di dalam sebuah gambar. Sebagai tambahan guna mendorong batas kualitas gambar lebih lagi diberikan dukungan Dolby Vision.

Lenovo Yoga Slim 7i ProLenovo Yoga Slim 7i Pro Foto: Lenovo

Dan tak kalah pentingnya, seperti tren smartphone belakangan, layar laptop ini mengusung refresh rate 90Hz sehingga menyuguhkan layar yang mulus.

Yoga Slim 7i Pro mengantongi sertifikasi Intel Evo. Laptop ini ditenagai chip Intel generasi ke-11 dengan grafis Iris Xe atau kartu grafis NVIDIA GeForce MX450.

Laptop ini turut diberikan fitur seperti instant on saat membuka penutup laptop, hands-free login, dan mode Intelligent Cooling. Dilengkapi pula mic yang memungkinkan pengguna mengaktifkan Alexa assistant dengan suara.

Lenovo Yoga Slim 7i Pro. Foto:Lenovo

Selain versi OLED, Lenovo masih menyediakan Yoga Slim 7i Pro menggunakan layar LCD. Kabar baiknya kemungkinan Yoga Slim 7i Pro akan masuk Indonesia, hanya saja belum ada informasi terkait jadwal rilis dan harganya.



Simak Video "CEO Telegram Tuding Facebook Tebar Hoax untuk Jatuhkan Platform-nya"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)