Survei: Orangtua Makin Gemar Main Game
- detikInet
Jakarta -
Bukan rahasia lagi jika penggemar game bukanlah anak-anak saja. Para orangtua pun gemar bermain game. Menurut survei, jumlah orangtua yang bermain game kian meningkat. Hanya tren atau untuk hiburan semata?Menurut survei yang dilakukan Entertainment Software Association (ESA), 35 persen atau sekitar sepertiga orangtua gemar bermain game. Dari jumlah itu, 80 persen orangtua ternyata bermain game bersama anak-anak mereka.Besarnya persentase tersebut ternyata dipicu oleh alasan keharmonisan keluarga. Dua pertiga responden mengaku, bermain game mampu mendekatkan diri mereka dengan keluarga terutama anak-anak."Bermain game bisa membuat kami tertawa bersama," ujar Andrew Bub, seorang ayah dari dua orang anak yang juga pendiri gamerdad.com.Menurutnya, anak-anak selalu ingin memainkan apapun yang mereka ingin mainkan dan sebaiknya orangtua terlibat sebagai pembimbing. ESA yang merupakan sebuah grup industri game, mengatakan orangtua rata-rata bermain game sekitar 19 jam setiap bulannya. Dan kebanyakan waktunya dihabiskan bersama anak mereka.Sedangkan menurut survei lain, yang diambil pada November 2005 oleh Peter D. Hart dari Research Associates, terungkap bahwa para gamer biasanya berusia 37 tahun dan hampir setengahnya adalah wanita. 27 persen responden juga mengaku mulai bermain video game saat anaknya mulai bermain game.Seperti dilansir detikinet dari ABCNews Jumat (27/1/2006), survei tersebut memakai sampel 501 responden yang terdiri dari orangtua dan anak-anak yang berusia 2 hingga 17 tahun.Menurut ESA, dua dari tiga responden menyetujui pendapat yang mengatakan peraturan pemerintah belum mampu nelindungi anak-anak dari game dengan konten kekerasan. (oyd/dwn)
(ien/)