Kata Apple Soal M1: Ini Bukan Soal Gigahertz dan Megahertz, Tapi...

Kata Apple Soal M1: Ini Bukan Soal Gigahertz dan Megahertz, Tapi...

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 18 Nov 2020 11:10 WIB
Apple M1
Foto: Apple
Jakarta -

Tiga eksekutif Apple angkat bicara soal performa M1, chip ARM yang dipakai di jajaran produk Mac terbaru. Apa katanya?

Ketiga eksekutif itu adalah software chief Craig Federighi, SVP of Worldwide Marketing Greg Joswiak, dan hardware SVP Johny Srouji. Mereka menjelaskan bagaimana diferensiasi Apple Silicon dengan para kompetitornya.

Menurut Federighi, spesifikasi teknis yang lazim dipakai sudah tak bisa lagi dijadikan dasar untuk menentukan performa.

"Secara arsitektur, berapa banyak stream video 4K atau 8K yang bisa diproses bersamaan sambil menggunakan efek tertentu? Itu adalah pertanyaan yang diperlukan jawabannya oleh profesional video," ujar Federighi dilansir Apple Insider seperti dilihat, Rabu (18/11/2020).

"Tak ada spesifikasi dalam chip yang bisa menjawab pertanyaan itu untuk mereka," tambahnya.

Sejauh ini, perusahaan seperti Intel dan AMD menggunakan ukuran seperti gigahertz dan daya karena mereka adalah perusahaan pembuat komponen. Jadi mereka bisa mematok harga lebih tinggi untuk spesifikasi lebih tinggi.

Di sinilah bedanya Apple dengan Intel dan AMD, setidaknya menurut para eksekutif itu. Apple menurut mereka adalah perusahaan produk, bukan komponen.

"Apple adalah perusahaan produk, dan kami membuat produk yang sangat indah yang mempunyai integrasi tinggi antara software dan silikon," ujar Srouji.

"Ini bukan soal gigahertz dan megahertz, tapi apa yang bisa didapat konsumen dari (produk) ini," tambahnya.

Jadi, meskipun M1 didesain dengan fokus utama pada kepadatan (compactness) dan performa, chip ini bisa memberikan sesuatu yang lebih dibanding chip kompetitor.

"Kebanyakan pemrosesan dulunya dilakukan di CPU. Namun kini, pemrosesan tersebut diselesaikan di CPU, grafis, dan Neural Engine, serta di image signal processor," pungkas Srouji.

Ditambah lagi, integrasi antara tim yang menggarap hardware dan software juga jauh lebih baik, karena berada pada perusahaan yang sama. Hal tersebut membuat Apple bisa punya pendekatan desain chip yang berbeda dibanding perusahaan lain.

"Kami mengembangkan silicon custom yang sangat cocok dengan produk dan bagaimana software akan menggunakannya. Saat kami mendesain chip (Apple M1), yang terjadi tiga atau empat tahun ke belakang, Craig dan saya duduk bersama dalam ruangan sama untuk memutuskan apa yang mau kami hadirkan, dan kami bekerja sama. Hal ini tak bisa dilakukan oleh Intel atau AMD atau siapa pun," tutup Srouji.



Simak Video "Apple Bakal Bikin Siri Berbahasa Indonesia "
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)