Motif Apple Jual iPhone Tanpa Charger: Ujung-ujungnya Duit

Motif Apple Jual iPhone Tanpa Charger: Ujung-ujungnya Duit

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 24 Okt 2020 17:15 WIB
iPhone 12
iPhone 12 yang dijual tanpa charged dan earphone. Foto: Sina Mobile
Jakarta -

Boleh saja Apple mengklaim ingin lebih ramah lingkungan dengan tidak menyertakan charger dan earphone di kemasan iPhone 12 maupun iPhone generasi lama yang masih dijual. Tapi beberapa analis menilai motif Apple tetap saja UUD atau ujung-ujungnya duit.

Besar kemungkinan banyak pembeli iPhone 12 bakal membeli lagi charger terpisah yang harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Mungkin mereka tidak punya iPhone sebelumnya, charger-nya yang lama sudah rusak atau semata memang ingin beli baru.

Nah, seperti dikutip detikINET dari CNBC, hal itu akan menambah pundi-pundi uang Apple dalam kategori bisnis aksesoris dan wearable. Belum lagi selain charger, konsumen juga akan menghabiskan uangnya di ekosistem baru yang berbasis sistem MagSafe.

Kategori itu, yang meliputi Apple Watch, AirPods, charger serta aksesoris lain, sudah menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan. Penjualan tumbuh nyaris 17% menjadi USD 6,45 miliar di kuartal ketiga tahun fiskal Apple.

Pertumbuhan itu tentu menggembirakan, terlebih bisnis produk digital Apple seperti streaming musik dan storage iCloud juga bagus. Dari bisnis layanan itu, Apple meraup USD 13,16 miliar dalam laporan keuangan terakhirnya.

"Meskipun Apple mengklaim bahwa mereka tidak menyertakan earphone dan charger dengan iPhone untuk menyelamatkan lingkungan, realitasnya adalah keputusan tersebut bisa memicu keuntungan perusahaan juga," tulis analis dari Deutsche Bank.

Mungkin memang benar bahwa menghapus aksesoris standar di kemasan iPhone adalah hal yang baik bagi planet ini. Dengan puluhan juta iPhone dikapalkan per kuartal, berkurangnya material yang digunakan bisa meminimalisir polusi.

"Tapi di sisi lain, hal itu juga akan mendorong konsumen iPhone untuk membeli aksesoris ekstra dari Apple untuk memaksimalkan iPhone-nya. Dan hal itu akan menjaga pendapatan mereka tetap tumbuh," tulis CNBC.



Simak Video "Peluncuran iPhone 12 Jadi Trending Topic di Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)