Samsung Akan Matikan Lini Galaxy Note Tahun Depan?

Samsung Akan Matikan Lini Galaxy Note Tahun Depan?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 25 Agu 2020 14:14 WIB
Galaxy Note 20 Ultra
Samsung Akan Matikan Lini Galaxy Note Tahun Depan (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)
Jakarta -

Samsung dikabarkan akan merombak lini ponsel flagshipnya pada tahun depan, dengan menggabungkan lini Galaxy S dan Galaxy Note. Dengan kata lain, lini Galaxy Note mungkin tidak akan dilanjutkan dan Galaxy Note 20 akan menjadi ponsel terakhir di seri ini.

Media asal Korea Selatan, The Elec, melaporkan penerus Galaxy S20 yang mungkin akan dinamakan Galaxy S21 akan hadir dengan stylus S Pen. Tapi varian yang mendapatkan fitur ini hanya varian Galaxy S21 Ultra.

Dikutip detikINET dari GSM Arena, Selasa (25/8/2020) lini Galaxy S21 diperkirakan akan meluncur pada paruh pertama 2021. Lini ini sedang dikembangkan dengan kode M1, N2 dan O3.

Model terakhir ini diduga sebagai Galaxy S21 Ultra dan akan menggunakan S Pen. Secara tidak langsung, ponsel ini akan menjadi penerus spiritual Galaxy Note 20 Ultra.

Saat ini fitur terbesar yang membedakan lini Galaxy S dan Galaxy Note adalah stylus S Pen. Jika kedua lini akan menggunakan S Pen, maka perbedaan antara kedua lini semakin sedikit.

Samsung dikabarkan belum memastikan peluncuran Galaxy Note 21 untuk tahun depan. Tapi spekulasi menyebutkan Samsung akan mematikan Galaxy Note dan sebagai gantinya meluncurkan Galaxy Z Fold 3 dengan stylus S Pen.

Strategi ini sepertinya dilakukan Samsung untuk mendorong penjualan ponsel layar lipat di paruh kedua tahun 2021. Perusahaan asal Korea Selatan ini melihat ponsel layar lipat sebagai masa depan bisnisnya.

Tapi, pembocor gadget Ice Universe sepertinya membantah rumor tersebut. Lewat cuitannya, Ice Universe mengatakan Galaxy Note 20 masih akan mendapat penerus.

"Bahkan jika Galaxy S21 Ultra menggunakan S Pen, bukan berarti bahwa Note21 akan menghilang," tulis Ice Universe dalam akun Twitternya.

Ice juga mengatakan harga dan output Galaxy Z Fold 3 tidak akan mampu menggantikan posisi Galaxy Note sebagai flagship utama Samsung di paruh kedua.

Sebagai perbandingan, Samsung berencana menjual 6 juta unit Galaxy Fold tahun ini. Sedangkan untuk lini Galaxy Note, Samsung bisa menjual 10 juta unit pada akhir tahun setelah debut di kuartal ketiga.

Tapi tentu saja semua informasi di atas baru sekedar rumor yang belum dikonfirmasi, jadi jangan langsung ditelan mentah-mentah. Bagaimana detikers, kalian setuju jika Samsung menghentikan lini Galaxy Note?

Klik di sini untuk informasi lain soal Samsung.



Simak Video "Menggenggam Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra!"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)