Black List Dicabut AS, Huawei Bisa CLBK dengan Google

Black List Dicabut AS, Huawei Bisa CLBK dengan Google

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 31 Jan 2020 20:45 WIB
Huawei Mate 30 Pro
Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
Jakarta -

Huawei tak menutup kemungkinan untuk kembali rujuk dengan Google, apabila pemerintah AS telah mencabut perusahaan asal China itu dari daftar hitam alias black list.

Pernyataan perusahaan itu seakan meluruskan dari bos eksekutifnya yang mengatakan enggan untuk CLBK dengan Google, meski ada peluang untuk kembali berkolaborasi dengan perusahaan asal Negeri Paman Sam.

"Pilihan pertama kami adalah ekosistem Android terbuka, termasuk GMS (Google Mobile Service) itulah yang membantu kami menjadi nomor dua (penguasa pasar-red) pengapalan di dunia," kata Juru Bicara Huawei kepada The Verge, Jumat (31/1/2020).

Sejauh ini, ponsel-ponsel Huawei masih bisa menjalankan sistem operasi inti Android, hanya saja perangkat tersebut tidak bisa mengoperasikan layanan Google, seperti Gmail, Google Maps, hingga Play Store.

Contoh ponsel Huawei yang tidak menjalankan perusahaan asal Mountain View, AS itu, yaitu Mate 30 Pro. Bahkan, rumor yang beredar mengatakan ponsel flagship Huawei selanjutnya P40 juga bernasib sama.

"Saya percaya Google dan Huawei berharap lisensi akan diberikan, tetapi hal itu perlu dikonfirmasi dengan Google," ucap Juru Bicara Huawei.

Huawei masuk di-black list Pemerintah AS gegara negara asal mereka, China, dituding akan memata-matai masyarakat warga AS lewat teknologi. Isu keamanan nasional jadi alasan AS untuk memberikan peringatan kepada perusahaan lokal untuk memblokir Huawei.



Simak Video "Bikin Film dengan Huawei Mate 30 Pro Semudah dalam Genggaman"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)