Minggu, 22 Sep 2019 21:14 WIB

Galaxy Fold Harus Diperlakukan dengan Hati-hati

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Screenshot situs Foto: Screenshot situs
Jakarta - Samsung memang sudah merilis ulang Galaxy Fold ke pasaran setelah sempat tertunda lama karena perangkat tersebut terlalu ringkih dan mudah rusak.

Kini Samsung sudah memperbaiki sejumlah aspek di ponsel layar lipat tersebut, namun Galaxy Fold itu tetap tak bisa diperlakukan seperti ponsel pada umumnya. Hal ini terlihat dari sebuah video dari Samsung yang membeberkan hal-hal yang tak boleh dilakukan oleh pengguna Galaxy Fold.

Larangan pertama yang disebut Samsung di video tersebut adalah melarang penggunaan pelindung layar tambahan. Pasalnya pelindung semacam ini bisa mengganggu mekanisme pelipatan layar.

Lalu Samsung pun melarang pengguna Galaxy Fold menekan layar terlalu keras. Hal ini memang sejalan dengan yang ditemukan JerryRigEverything ketika menjajal ponsel tersebut.


Menurutnya, layar Galaxy Fold sangat mudah tergores, bahkan kuku manusia pun sudah cukup untuk menggores layar ponsel berharga mahal itu, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (22/9/2019).

Kemudian Samsung juga mewanti-wanti kalau Fold bukanlah perangkat yang tahan air ataupun debu. Mereka juga memperingatkan agar jangan sampai ada benda-benda asing yang menyelip di layar saat ponsel tersebut dilipat karena dapat merusak layar.

Terakhir, Samsung menyebut adanya magnet yang ada pada bagian pinggir layar. Magnet ini berguna agar layar tak mudah terbuka, namun magnet ini pun bisa merusak sejumlah perangkat lain seperti kartu kredit, kartu kunci kamar hotel, atau perangkat lainnya.

Untuk itulah Samsung menjanjikan sesuatu yang bernama Galaxy Fold Premier Service, yang sepertinya merupakan dukungan khusus untuk pengguna Galaxy Fold, seperti sesi pelatihan atau dukungan lewat telepon.

[Gambas:Youtube]



Simak Video "Samsung Yakin Smartphone-nya Tetap Jawara 10 Tahun Mendatang"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/jsn)