Senin, 16 Sep 2019 22:15 WIB

Kamera iPhone 11 Dibilang Usang?

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Apple Foto: Apple
Jakarta - Kemunculan trio iPhone 11, iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max tentu saja disambut para pencinta gagdet, terutama di kalangan Fanboy Apple. Meski demikian, tak sedikit pula kritikan mendera penerus iPhone X tersebut, antara lain tentang kameranya yang dinilai ketinggalan. Apa iya?

Pengamat gadget Lucky Sebastian menyebutkan, Apple memang terkesan lambat menggunakan kombinasi tiga kamera. Meski demikian, perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat ini sebenarnya berupaya mengedepankan kinerja dari kamera di ponsel teranyarnya tersebut.

"Kalau sebatas melihat spek, pasti ledek-ledekan di antara geng Android. Tiga kamera mah Android sudah duluan punya, atau foto night mode udah ada di Android dari dulu. Tapi kalau lihat dari apa yang bisa dibikin kamera ini, kita akan kagum dengan apa yang ditawarkan Apple," tutur Lucky, berbincang dengan detikINET, Senin (16/9/2019).



Tiga kamera pada iPhone Pro dan Pro Max, dikatakan Lucky, tak hanya kuat di foto tetapi juga ketika digunakan untuk merekam video.

"Yang Android belum punya, satu take shoot tiga kamera menangkap semuanya. Buat konten kreator, jadi dalam momen yang sama, menghasilkan tiga scene dengan sudut pengambilan berbeda sekaligus," ujarnya.

Dikatakan Lucky, dari sini terlihat bagaimana Apple menitikberatkan kinerja mesin iPhone. Ada garis menyambung antara fitur kamera dengan kemampuan prosesor A13 Bionic yang digunakan.

"Fitur ini membutuhkan komputasi dan prosesor canggih serta cepat untuk bisa menangkap semua video dan foto. Dari satu shoot itu bisa ambil tiga hingga empat kamera. Ini menarik bagi konten kreator karena berarti kita punya tiga angle video," jelasnya.

Kamera iPhone 11 Ketinggalan Zaman? Foto: Justin Sullivan/Getty Images



Deep Fusion

Pria asal Bandung ini juga menyoroti fitur Deep Fusion yang fungsinya menghasilkan gambar terbaik dengan menggabungkan beberapa foto yang sebelumnya diolah artificial inteligence (AI) dan machine learning.

Menurutnya, Deep Fusion potensial menjadi fitur andalan para vendor ponsel. Ini dikarenakan para pengguna smartphone akan mencari fitur ini untuk menyaingi kamera-kamera profesional.



"Deep Fussion ini menggabungkan hasil foto dari tiga kamera yang diambil bersamaan lalu mengabungkannya pakai AI, hasilnya foto yang kualitasnya super. Proses ini memperlihatkan image processing yang kuat. Algoritma AI harus tahu mana yang harus diambil," terangnya.

Kamera iPhone 11 Ketinggalan Zaman? Foto: Chris Velazco/Engadget


Burst

Pujian juga dialamatkan Lucky pada cara kamera berpindah dari mode foto ke rekam video. Berbeda dengan di Android yang jika menekan tombol burst menghasilkan deretan beberapa foto, di seri iPhone 11, dengan menekannya akan otomatis beralih menjadi rekam video.

"Jadi kita gak ketinggalan momen. Kadang kan ketika berpindah dari foto ke video itu momen keburu hilang. Dari sisi gesture, Apple memang salah satu device yang memimpin, meskipun kelihatannya sepele, tapi orang mudah menggunakannya dan terbantu," jelasnya.


Menurut Lucky, Apple melakukan hal itu karena tren konten saat ini tak cukup sekadar foto, melainkan beralih ke video. Dan gestur peralihan 'burst' memberi kemudahan bagi para pengguna untuk beralih dari memotret ke merekam video.

"Kalau di Android kan harus dipindah dulu dari memotret ke video. Kalo iPhone 11 kita tinggal pencet tombol terus-terusan untuk pindah ke video. Gesture ini menarik dan bisa ditiru Android," tutupnya.

Simak Video "Cek Harga iPhone 11, 11 Pro dan 11 Pro Max di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)