Kapasitasnya Payah
Jangan Buru-Buru Beli Ponsel i-Tunes Motorola
- detikInet
Jakarta -
Pimpinan Motorola mengakui kalau pihaknya kecewa dengan penjualan ROKR. Ponsel yang dirancang kompatibel dengan iTunes ini, ternyata tak seindah yang diharapkan.Seperti dikutip detikinet, Rabu (26/10/2005) dari Bloomberg.com, banyak konsumen yang mengembalikan produk ini setelah membelinya. Kondisi ini diketahui untuk pasar di Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam itu, ponsel ini dijual oleh operator Cingular Wireless LCC, dalam kontrak kerjasama selama dua tahun. Di luar sana, mengembalikan produk yang sudah dibeli adalah hal yang lumrah, dengan catatan produknya masih dalam keadaan bagus.Laporan menyebutkan, untuk ROKR, tingkat pengembalian produk enam kali lebih besar dibanding kondisi normal. Meski tak disebut besaran pastinya, yang jelas kondisi tersebut cukup membuat Ed Zander, CEO Motorola kecewa dengan strategi pemasarannya. "Kami mengalami permulaan yang kurang baik," kata Zander. "Orang maunya iPod, dan produk ini bukan. Kami sepertinya salah dalam menyampaikan pesan pemasaran," ungkapnya.Menurut Zander, pihaknya tidak memperjelas kondisi ROKR sebenarnya. Bahwa kapasitasnya lebih kecil dari iPod, tidak disampaikan ke pasar. Ponsel tersebut mampu menyimpan 100 lagu dan berbandrol US$249,99 (US$ 1 = Rp 9.985. Sumber: detikcom). Sementara itu, dengan harga yang hampir sama, Apple menjual iPod Nano dengan kapasitas sepuluh kali lebih besar, yaitu 1.000 lagu.Tingginya tingkat pengembalian ROKR disampaikan Albert Lin, analis dari American Technology Research. Dia mengaku menanyakan hal tersebut dari para distributor, peritel dan pekerja call center di Cingular Wireless LCC.Lin membeberkan, penjualan ROKR mencapai 250.000 selama kuartal terakhir, atau sekitar 83.000 per minggu. Sementara itu, ponsel lainnya, RAZR, berhasil terjual 6,5 juta unit dalam satu kuartal, atau 500.000 per minggu. Menurut Lin, penjualan ROKR sesuai perkiraan, namun banyak konsumen yang mengembalikan ponsel tersebut, yang berarti ponsel tersebut bukanlah produk primadona.
(ketepi/)