Rabu, 05 Jun 2019 16:29 WIB

iPhone Sasaran Balas Dendam China? Ini Komentar CEO Apple

Fino Yurio Kristo - detikInet
Tim Cook. Foto: twitter @tim_cook Tim Cook. Foto: twitter @tim_cook
San Francisco - Setelah tekanan hebat pemerintah Amerika Serikat pada Huawei, beberapa pihak menilai China mengincar Apple sebagai sasaran balas dendam. Bahkan sudah ada boikot iPhone di negara itu. Bagaimana tanggapan dari CEO Apple, Tim Cook?

"China tidaklah menarget Apple sama sekali dan jujur saja, saya tidak mengantisipasi hal itu terjadi," kata suksesor Steve Jobs itu dengan nada optimistis, dikutip detikINET dari CNBC.

Jika misalnya China memberlakukan tarif buat iPhone, harganya terancam naik dan tentu akan berdampak pada penjualan. Tapi Cook kembali menegaskan kecil kemungkinan skenario itu terjadi. Dan pihaknya juga tidak 100% bergantung pada China.


"Saya tahu bahwa orang berpikir iPhone dibuat di China. iPhone dirakit di China. Sebenarnya adalah iPhone dibuat di mana-mana," kata dia.

Mungkin, ia merujuk ke fakta bahwa pabrik iPhone bukan hanya di China. Di negara seperti India, juga ada pusat manufaktur iPhone.

Sebelumnya, pendiri Huawei Ren Zhengfei mengaku tidak mendukung suara-suara untuk menjatuhkan sanksi pada Apple. Bahkan dia mengaku bakal langsung melancarkan protes jika hal itu dilakukan oleh Beijing.

"Pertama-tama, balas dendam China kepada Apple tidak akan terjadi dan kedua, jikalaupun hal itu terjadi, saya akan menjadi yang pertama memprotesnya," sebut Ren.


Ren pernah pula menyatakan bahwa ia menggemari iPhone. Bahkan ia tak ragu membelikannya untuk keluarga.

"iPhone punya ekosistem bagus dan ketika keluarga saya di mancanegara, saya masih membelikan mereka iPhone. Jadi, seseorang tidak bisa secara sempit berpikir menyukai Huawei harus berarti menyukai ponsel Huawei," kata Ren. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed