Selasa, 04 Jun 2019 18:18 WIB

Nokia Klaim Kalahkan Pesanan 5G Huawei

Fino Yurio Kristo - detikInet
.Ilustrasi Nokia. (Foto: David Ramos/Getty Images) .Ilustrasi Nokia. (Foto: David Ramos/Getty Images)
Jakarta - Tekanan yang dialami Huawei, yang dimotori oleh pemerintah Amerika Serikat, tampaknya mulai menguntungkan rivalnya. Nokia misalnya, mengklaim makin banyak yang tertarik dengan perangkat 5G buatannya.

Federico Guillen selaku direktur Nokia menyatakan dengan 42 pesanan 5G sudah digaet, Nokia telah melampaui Huawei. Bersama Ericsson, Nokia memang terus mencoba menyaingi Huawei yang saat ini penyedia infrastruktur telekomunikasi terbesar.

Huawei diestimasi menerima 40 pesanan 5G komersial. Sedangkan Ericsson mengumumkan telah mendapatkan 19 kontrak jaringan 5G.


Menurut Guillen, klien semakin melirik Nokia dalam pembuatan jaringan super cepat masa depan tersebut. Baik sebagai vendor kedua maupun untuk menggantikan yang sudah ada.

"Dalam beberapa minggu ke belakang, kami mulai melihat hal itu terjadi. Kami menyaksikan ada traksi di negara-negara di mana perdebatan muncul," paparnya yang dikutip detikINET dari Reuters.


AS menuding Huawei rentan jadi mata-mata pemerintah China sehingga melarang penggunaan teknologi 5G-nya, sesuatu yang selalu dibantah Huawei karena buktinya pun tidak mencukupi.

AS juga menyarankan negara sekutunya agar tidak memakai perangkat Huawei. Negara seperti Australia mematuhinya sedangkan Inggris, Jerman sampai Kanada masih memperdebatkan. (jsn/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed