Kamis, 30 Mei 2019 02:45 WIB

Kapan OS Huawei Pengganti Android Siap Meluncur?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Logo Huawei. Foto: Reuters Logo Huawei. Foto: Reuters
Jakarta - Internal Huawei dilaporkan mengalami masalah terkait dengan progres sistem operasi buatan mereka sendiri yang bakal menggantikan Android. Hal ini merujuk pada waktu peluncuran dari OS tersebut.

Media TechRadar melaporkan bahwa perwakilannya di Timur Tengah mendapat informasi bahwa sistem operasi pengganti Android garapan mereka bakal meluncur pada Juni mendatang. Hal tersebut didapatnya dari kantor Huawei di wilayah operasi yang sama.




"Huawei mengetahui bahwa ini (pembatasan Google) akan datang dan sudah bersiap (untuk itu). Sistem operasi ini sudah siap sejak Januari 2018 dan ini merupakan Rencana B kami," ujar Alaa Elshimy, Managing Director and Vice President of Huawei Enterprise Business Group Middle East kepada TechRadar.

"Kami tidak ingin menggulirkan OS ini ke pasaran karena kami memiliki hubungan yang kuat dengan Google dan kami tidak ingin merusak hubungan itu. Kini, kami akan meluncurkannya pada bulan (Juni) depan," tuturnya menambahkan.

Ungkapan Elshimy menjadi menarik mengingat belum lama ini Huawei mengumumkan OS mereka baru akan siap di China pada akhir tahun ini dan akan meluncur antara Kuartal I atau Kuartal II 2020 secara global. Hal tersebut diutarakan oleh Richard Yu, CEO Consumer Business Group Huawei.

Hal tersebut pun langsung diklarifikasi oleh vendor asal China itu. Pihaknya mengaku ada sedikit kebingungan di dalam internalnya.

Juru bicara Huawei meluruskan bahwa sistem operasi pengganti Android garapan Huawei tidak akan dirilis pada Juni tahun ini. Pihaknya pun memastikan bahwa ucapan Richard terkait lini masa peluncuran OS yang memiliki nama kode Hongmeng itu masih akurat sampai saat ini.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Arjun Kharpal. Melalui akun Twitter resminya, koresponden CNBC di China itu menulis pihak Huawei telah menyampaikan kepadanya bahwa pengganti Android akan siap pada Juni adalah kabar palsu.




"Ini adalah hoax. Kami telah meminta media untuk tidak mempublikasikannya dan tidak percaya terhadap berita palsu," begitu kurang lebih pernyataan perwakilan Huawei yang disampaikan oleh Kharpal.

Menarik untuk ditunggu bagaimana kelanjutan dari sistem operasi swadaya dari Huawei ini. Kabarnya, mereka telah mendaftarkan merek dagang atas nama ARK OS yang bisa jadi bakal menjadi nama dari sistem operasi pengganti Android buatannya.


(mon/krs)