Kamis, 11 Apr 2019 17:23 WIB

Laporan dari Bangkok

Kata Pengamat Soal Teknologi Kamera Putar Samsung Galaxy A80

Firdaus Anwar - detikInet
Galaxy A80. Foto: Firdaus Anwar/detikinet Galaxy A80. Foto: Firdaus Anwar/detikinet
Bangkok - Samsung pada Rabu (10/04/2019) memperkenalkan ponsel barunya Galaxy A80. Fitur yang diunggulkan pada pelengkap seri A ini adalah hadirnya teknologi "Rotating Camera" di mana kamera ponsel bisa berputar-putar untuk jadi kamera depan atau belakang.

Samsung memasang tiga kamera di Galaxy A80. Kamera utamanya mengikuti tren saat ini, berukuran 48 MP dengan aperture f/2.0. Kamera keduanya 123 derajat ultra wide angle 8 MP (f/2.2) dan satu lagi kamera 3D Depth.

Menurut pengamat gadget Lucky Sebastian, hadirnya Galaxy A80 akan semakin membuat panas persaingan ponsel kelas menengah. Samsung tidak pelit menerapkan teknologi baru pada Galaxy A80 yang bahkan tidak ada di produk flagship.




"Bikin kaget sebenarnya A80, banyak teknologi baru yang enggak ada di flagshipnya Samsung. Dulu si presiden Samsung pernah janji akan kasih smartphone menengah karena di sini pertempuran yang paling sengit dan ternyata memang benar," kata Lucky.

"Pop-up rotating camera. Orang bilang enggak pengen ada bezel, sekarang kita lihat tadi bezel kiri kanannya udah tipis sama kaya seri S10. Atasnya tipis banget karena kamera pop-up terus rotate. Ini yang keren," lanjutnya.

Menurut Lucky kemungkinan Galaxy A80 akan dilirik oleh orang-orang yang kini semakin gemar video blogging alias vlogging. Alasannya karena dengan teknologi yang disematkan penggunanya bisa mendapatkan kualitas video yang baik dengan kamera depan.

"Orang vlogging kadang-kadang miris kalau pakai kamera depan dianggapnya cuma bagus selfie videonya kedodoran, sementara kamera belakang bagus tapi susah enggak kelihatan. Sekarang bisa dirotate dan kamera selfie paling besar sampai 48 MP, punya wide, dan live focus untuk video," pungkas Lucky.


(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed