Pengguna Internet Tak Perlu Cemas Ancaman Phishing
- detikInet
Jakarta -
Sebuah perusahaan asal Massachusetts, GeoTrust meluncurkan situs pencarian dan toolbar anyar Senin (26/9/2005). Dengan ini pengguna internet diingatkan untuk waspada jika mengunjungi situs yang kurang bisa dipercaya.Perusahaan yang berbasis di Needham, Massachusetts--GeoTrust--meluncurkan situs TrustWatch Search dan TrustWatch Toolbar. Sedianya situs dan toolbar terkait diberikan secara gratis. Situs dan toolbar terkait dirancang untuk melindungi pelanggan yang tanpa sengaja memberikan informasi keuangan dan informasi pribadi lain pada situs palsu saat mereka melakukan aktivitas belanja online atau saat pelanggan dicecar gangguan e-mail phishing.Sekedar tahu saja, lewat phishing scams biasanya korban menerima e-mail yang mengaku dari perusahaan resmi. Semisal kasus eBay, di mana pelanggan disediakan link untuk memperbarui informasi rekening mereka. Tetapi, link tersebut malah membawa pelanggan ke situs palsu.Nantinya informasi yang diberikan ke situs terkait bisa dipakai untuk mengakses rekening pelanggan. Untuk itu, TrustWatch Toolbar menyediakan peringatan terhadap hal-hal semacam ini secara real time. Sinyal berwarna merah menandakan situs belum dikatakan aman, sinyal kuning berarti waspada, sedangkan sinyal hijau berarti situs telah dicek namun pengguna masih harus menghubungi perusahaan pemilik situs terlebih dahulu.CNET News yang dikutip detikinet Selasa (27/9/2005) melansir, pelanggan yang mau berbelanja online pun bisa memakai situs TrustWatch Search, yang dipelopori oleh Ask Jeeves. Dan pelanggan pun akan menampilkan peringatan yang sama.Tak hanya peringatan saja, informasi lain mengenai situs juga tersedia. Misalnya, apakah situs sudah terbukti bisa dipercaya dan memiliki sertifikat Secure Sockets Layer untuk melindungi data selama pengiriman. Secure Sockets Layer mampu membaca pola penipuan dan mengecek situs terkait di daftar hitam situs penipuan.Situs TrustWatch Search menawarkan ulasan dan peringkat toko dari BizRate, sebuah mesin berbelanja dan informasi tentang berapa lama situs telah online, berapa banyak situs lainnya yang terhubung ke situs terkait, dan peringkat lalu lintas jaringan dari Alexa Web crawler.Selain itu, perusahaan juga telah meluncurkan toolbar antiphishing lain yang berbasis browser. Beberapa diantaranya bahkan tengah dioperasikan. Seperti, perusahaan layanan internet Netcraft yang menyediakan plug-in gratis untuk Internet Explorer Microsoft. Sementara itu, Firefox menyediakan peringkat risiko untuk situs dan mengebloknya jika termasuk ke dalam jajaran situs phishing. Sedangkan Microsoft sendiri sudah memperkenalkan sebuah tool untuk mengenali situs scam untuk MSN dan mengatakan tool tersebut akan dibuat mirip fitur antiphishing yang akan di-update ke Internet Explorer 7 (IE7).
(ien/)