Sabtu, 23 Mar 2019 14:20 WIB

Bagaimana Apple Melahirkan iPhone? Begini Kisahnya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Steve Jobs memegang iPhone generasi pertama. Foto: Getty Images Steve Jobs memegang iPhone generasi pertama. Foto: Getty Images
Jakarta - Salah satu prestasi terbesar Apple adalah menciptakan iPhone yang kelahirannya mengguncang industri ponsel. Seperti apa kisah kelahiran iPhone? Greg Christie, mantan Apple Vice President and Software Design adalah salah satu sosok kunci dalam kelahiran ponsel itu. Ia bekerja di bawah komando mendiang Steve Jobs. Berikut kisahnya.

Diminta Membuat Ponsel

"Suatu hari aku duduk di kantor dan Scott Frostall (mantan eksekutif Apple-red) datang, menutup pintu dan dia bertanya apakah yang akan kamu lakukan untuk membuat ponsel," kata Greg, mengisahkan ulang ketika pertama kali dia mendengar ambisi Apple membuat ponsel.

"Kami pun berdiskusi lebih jauh. Deskripsinya masih umum, namun ponsel itu akan berbasis layar sentuh, lebih besar ukurannya untuk sebuah ponsel namun sangat kecil dibandingkan layar komputer desktop dan timku mulai mengerjakan desainnya," papar Greg. Proyek itu berkode nama 'Purple'.

Beberapa bulan kemudian, tim yang dipimpin Greg mendemonstrasikan ide soal software iPhone. Desainnya terinspirasi oleh sistem operasi OS X. Mereka bertanggungjawab soal fitur software di iPhone seperti slide to unlock dan sebagainya.

"Kami bekerja mendesain, brainstorm, mendemonstrasikannya kemudian melakukan review. Hal itu berlangsung selama beberapa bulan," kata Greg.

Pertemuan untuk membahas desain iPhone dilakukan di sebuah ruangan lantai dua di kantor pusat Apple yang biasanya digunakan untuk rapat bersama Steve Jobs. Ruangan itu cukup ketat keamanannya, tidak ada jendela, dan butuh kode PIN untuk memasukinya.

Ultimatum Steve Jobs

Greg secara rutin melaporkan perkembangan proyek ponsel itu pada Steve Jobs. Januari 2005, setelah Apple melangsungkan konferensi MacWorld, Steve Jobs mulai tidak sabar melihat perkembangan proyek iPhone yang dirasanya masih jalan di tempat.

"Steve mulai cukup frustrasi karena menganggap belum ada kemajuan berarti," ungkap Greg. Jobs memang dikenal suka menuntut yang terbaik dari anak buahnya.

Bagaimana Apple Melahirkan iPhone? Begini KisahnyaGenerasi pertama iPhone. Foto: Getty Images


Tim yang dipimpin Greg pun diberi ultimatum. Pada meeting berikutnya, Steve meminta mereka sudah harus bisa mendemonstrasikan keseluruhan proyek atau jika tidak berhasil, maka proyek iPhone akan diberikan kepada tim lain.

"Aku merasa sedikit marah. Kurasa kami membuat kemajuan. Aku merasa sangat kompetitif, aku tidak ingin kehilangan proyek ini ke tim lain. Aku sungguh ingin melakukan kerja yang bagus," tutur Greg.

Greg dan timnya pun bekerja begitu keras agar tidak mengecewakan Steve. Mereka pun mendemonstrasikan hasil kerjanya dan beruntung, Steve merasa puas. Begitu juga bos desain Apple, Jonathan Ive. "Jobs merasakannya sebagai pekerjaan yang hebat," terang Greg.

Keamanan Ditingkatkan

Proyek iPhone pun dikerjakan oleh beberapa tim dan Apple segera memberlakukan sekuriti tingkat tinggi. Ruangan mereka tidak bisa dimasuki sembarangan, memerlukan akses keamanan khusus. Bahkan petugas bersih-bersih pun tak diperkenankan masuk.

Namun membuat produk final iPhone tidak semudah membalikkan telapak tangan meski tim bekerja sangat keras. Baru sekitar dua tahun kemudian atau tepatnya pada tahun 2007, iPhone akhirnya diluncurkan Apple.

Di masa pengembangan itu, peran Steve Jobs cukup besar dalam menyempurnakan setiap detail terkecil iPhone. Seperti diketahui, Jobs memang sangat perfeksionis.

"Melelahkan sekaligus menyenangkan. Dari tahun 2005 sampai waktu pengumuman iPhone di Januari dan penjualannya di Juni 2007, semuanya seperti non stop. Anda harus selalu siap mendiskusikan pekerjaan ini kapan saja," kata Greg.

Peluncuran resmi generasi pertama iPhone dilakukan Steve Jobs pada perhelatan Macworld Expo 2007 di San Francisco. Greg pun mengaku antusias menontonnya sebagai audiens.

Peluncuran iPhone ternyata disambut antusias oleh konsumen dan laku keras sampai ke model-model berikutnya. "Sungguh menakjubkan," pungkas Greg. (fyk/fyk)