Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Indonesia Belum Siap untuk Printer Bluetooth dan Wifi'

'Indonesia Belum Siap untuk Printer Bluetooth dan Wifi'


- detikInet

Jakarta - Pasar di Indonesia dinilai belum siap mengadopsi printer berteknologi bluetooth dan wifi. Permintaan untuk printer itu diperkirakan baru akan menguat dalam 2-3 tahun ke depan.Hal itu diungkapkan oleh Marketing Manager Fuji Xerox Co, Ltd untuk ASEAN Vincent Sim. Padahal sebelumnya, pesaing Xerox yang lain, Canon, sudah meluncurkan printer laser yang berkemampuan bluetooth dan wifi."Demand-nya belum sampai kesana. Pasar Indonesia belum siap mengadopsi printer bluetooth dan wifi," ujar Sim kepada detikinet, Jumat (16/9/2005). "Setidaknya 2-3 tahun lagi baru siap," tambahnya.Lagipula menurut Sim, meski berteknologi bluetooth dan wifi, printer lain masih menggunakan tinta inkjet. Lebih lanjut Sim mengungkap, tren printer yang akan dikembangkan oleh Xerox mengarah ke printer laser berwarna yang multifungsi. "Kira-kira dalam dua bulan ke depan kami akan luncurkan printer itu," ungkap Sim.Product Marketing Manager Astragraphia Kuat Teguh Santoso mengatakan, tak tertutup kemungkinan Xerox juga segera mengeluarkan printer berteknologi bluetooth dan wifi dalam waktu dekat. PT Astra Graphia Tbk sendiri merupakan mitra Xerox di Indonesia dalam hal distribusi penjualan.Hingga akhir 2005, Fuji Xerox Co, Ltd berharap bisa meraih 15 persen pangsa pasar printer laser. Bahkan tahun depan target itu meningkat jadi 25 persen. "Kami targetkan 500 unit printer laser terjual dalam triwulan setelah peluncuran. Jadi hingga akhir 2005, kami menargetkan sekitar 1.000 hingga 2.000 unit terjual," ujar Sim.Kamis (15/9/2005), Xerox mengeluarkan printer laser multifungsi WorkCentre 220 dan 222 yang bisa mencetak, memindai (scan), fax, serta fotokopi. "Secara keseluruhan untuk kedua produk tersebut, kami mengincar 15 persen pangsa pasar hingga akhir 2005. Bahkan di 2006, kami targetkan 20-25 persen," jelas Sim. (wicak/)





Hide Ads
LIVE