Jumat, 08 Feb 2019 17:26 WIB

Penjelasan Produsen Ponsel Advan Soal Kabar Pailit

Agus Tri Haryanto - detikInet
Penjelasan petinggi Advan soal kabar pailit. Foto: Agus Tri Haryanto/inet Penjelasan petinggi Advan soal kabar pailit. Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta - Advan menegaskan bahwa perusahaannya saat ini dalam kondisi sehat, sehingga tidak ada kemungkinan terjadi pailit, seperti yang telah dikabarkan belakangan ini.

Kabar Advan pailit mencuat ke permukaan setelah adanya pemberitaan mengenai dugaan rekayasa pailit yang dialami PT Advan Teknologi Solusi. Meski menyandang nama Advan, perusahaan tersebut tak ada kaitannya dengan PT Bangga Teknologi Indonesia yang selama ini memproduksi produk ponsel dan tablet dengan merek Advan.

"PT Bangga Teknologi Indonesia dengan merek dangan Advan tidak ada hubungan sama sekali dengan PT Advan Teknologi Solusi. Nah, ini ada kekeliruan pemberitaan kemarin hingga mencantumkan logo Advan," ungkap Direktur Operasional Advan, Candra Tansri, di Jakarta, Jumat (8/2/2019).



Sebagai pembuktian, Advan pun mengungkapkan kredibilitas perusahaannya saat ini, di mana dalam keadaan sehat-sehat saja alias tidak mengalami kesulitan keuangan apapun.

"Kami merupakan perusahaan yang membayar pajak terbesar di Semarang. Merek dagang Advan sangat sehat dan terus konsisten terhadap bisnis. Kami akan terus keluarkan produk sesuai kemajuan teknologi dan memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau," tutur General Manager Sales Advan, Ellen Angerani Gunawan, pada kesempatan yang sama.

"Kami punya visi misi menjadi perusahaan teknologi yang tidak mahal. Perusahaan kami sehat dan akan mengikuti peraturan di Indoensia," sambungnya.

Ditambahkan Ellen, Advan adalah vendor ponsel yang dinilai punya komponen lokal atau memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) terbesar dengan capaian persentase 35%.



"Kami punya izin yang jelas dan punya pabrik di Semarang. Tidak ada produk Advan yang 'abu-abu', semua resmi dengan izin dari A sampai Z," pungkasnya.

Mengenai dampak atas kekeliruan informasi ini, Advan mengaku belum ada kerugian finansial yang dirasakan mereka.

"Kerugiannya tidak ada, tetapi ini bisa jadi pembicaraan dan pertanyaan dari para dealer sampai customer kami. Maka dari itu, kami ingin luruskan persoalan ini," kata Ellen. (agt/fyk)