Selasa, 08 Jan 2019 08:14 WIB

Laporan dari Las Vegas

Puluhan Ponsel 5G Siap Menyerbu Pasar Tahun Ini

Adi Fida Rahman - detikInet
Suasana acara Qualcomm di CES 2019. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Suasana acara Qualcomm di CES 2019. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Las Vegas - Tahun 2019 akan menjadi momentum 5G. Dipastikan, lebih 30 perangkat yang mendukung jaringan super cepat itu akan menyerbu pasar sepanjang tahun ini.

Demikian disampaikan Pete Lancia, Corporate Communication Manager Qualcomm. Dia kemudian mengatakan, sebagian besar perangkat 5G yang akan dirilis tahun ini berupa ponsel.

"Ponsel tersebut akan ditenagai Snapdragon 855 dan memakai modem Snapdragon X50," ungkapnya saat sesi konferensi pers Qualcomm di CES 2019, Mandalay Bay, Las Vegas, Amerika Serikat, Senin (7/1/2018)



Tapi Pete tidak mengungkap ponsel apa saja yang bakal mendukung jaringan seluler generasi kelima itu. Dia hanya memastikan perangkat-perangkat tersebut menggunakan solusi Qualcomm RF Front End.

Di kesempatan ini, Pete turut mengatakan pihaknya terus membangun ekosistem teknologi WiFi 6 dengan mengumumkan produk jaringan rumah bersama Netgear.
Puluhan Ponsel 5G Siap Menyerbu Pasar Tahun IniTeknologi WiFi 6. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet

"Kolaborasi ini menambah daftar panjang upaya yang telah kami lakukan. Sebelumnya Qualcomm telah berkolaborasi dengan sejumlah vendor, seperti Ruckus, Huawei, H3C, NEC, EnGenius, Charter Communications, Calix, dan KT untuk mengadopsi platform WiFi 6 di perangkat masing-masing," pungkas Pete.

WiFi 6 diklaim mengubah cara kerja WiFi dengan memberikan kapasitas jaringan yang jauh lebih besar daripada standar sebelumnya. WiFi 6 akan mempunyai data rate untuk pengguna tunggal yang 37% lebih kencang ketimbang WiFi 5.



Namun keunggulan utamanya bukan pada aspek tersebut, melainkan kemampuan memberikan koneksi yang empat kali lebih stabil untuk pengguna pada area padat. Selain itu, penggunaan dayanya pun diklaim lebih efisien, yang akan meningkatkan daya tahan baterai pada perangkat.

WiFi 6 dikatakan akan sangat cocok untuk digunakan di area dengan jaringan yang sangat padat. Hal ini sesuai dengan pertumbuhan perangkat pintar seperti Internet of Things yang semakin banyak. (afr/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed