Kamis, 06 Des 2018 08:55 WIB

'Google-nya' Rusia Bikin Ponsel

Rachmatunnisa - detikInet
Ponsel buatan Yandex. (Foto: screenshot) Ponsel buatan Yandex. (Foto: screenshot)
Jakarta -

Pasar smartphone memang menggiurkan perusahaan teknologi manapun, tak terkecuali Yandex. Raksasa internet yang sering disebut 'Google-nya Rusia', kini terjun ke pasar smartphone dengan merilis ponsel perdananya.

Yandex merilis ponsel Android dengan layar berukuran 5,65 inch. Harganya, dibanderol 17.990 rubble atau sekitar Rp 3,8 juta.

Berbicara spesifikasinya, Yandex Phone masuk dalam kategori perangkat menengah, berbekal prosesor Snapdragon 630, RAM 4 GB dan kapasitas ruang penyimpanan sebesar 64 GB yang bisa ditambah.

Untuk kebutuhan fotografi, disematkan kamera depan 16 megapixel dan dua kamera belakang masing-masing 5 megapixel.

Alih-alih menggunakan Google Assistant yang menjadi standar semua ponsel Android, Yandex membenamkan asisten virtual besutannya, Alice. Ini bukan pertama kalinya perangkat buatan Yandex menggunakan Alice. Sebelumnya, asisten virtual yang diperkenalkan pada 2017 itu sudah lebih dulu mejeng di speaker pintar Yandex yang dirilis awal tahun ini.

Tidak diketahui aplikasi default apa saja yang akan hadir di ponsel tersebut. Namun jika melihat dari sejumlah bocoran foto-fotonya, jelas terlihat bahwa Yandex mengutamakan berbagai layanannya untuk ditaruh di perangkat tersebut.

Ponsel buatan Yandex.Ponsel buatan Yandex. Foto: screenshot

Dikutip dari Venture Beat, Kamis (6/12/2018), perilisan ponsel ini terwujud hampir tiga tahun setelah Yandex memenangkan 'pertarungan' melawan Google di Rusia. Seperti diketahui, regulator setempat menemukan bahwa Google telah menyalahgunakan dominasi layanannya.

Hal ini menciptakan persaingan yang tidak sehat dan menjegal perusahaan lain menawarkan alternatif layanan dari bundling aplikasi Google mulai dari Gmail, Google Search, hingga Google Play di ponsel Android.

"Yandex.Phone dibuat untuk menawarkan ponsel dengan berbagai tool yang sudah disesuaikan dengan tool yang sudah disesuaikan dengan 'rasa' lokal untuk memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari," kata Corporate VP of Ecosystem Products Yandex, Fedor Yezhov.

Dia menambahkan, pengguna bisa berinteraksi dengan Alice dan menggunakan berbagai aplikasi dan layanan Yandex secara luas dengan cara baru di ponsel yang mereka rilis.

"Terintegrasi penuh ke dalam ponsel, Alice memberikan akses menyeluruh bagi pengguna ke semua aplikasi Yandex," sebutnya.

Yandex.Phone mulai dijual 6 Desember melalui Yandex Store di Moskow, Rusia. Jika melihat fungsi dan apa yang ditawarkannya, tampaknya ponsel ini hanya menyasar pasar dalam negeri.



(jsn/jsn)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Fitur Connect Apple Music Dimatikan

    Fitur Connect Apple Music Dimatikan

    Minggu, 16 Des 2018 08:09 WIB
    Di layanan Apple Music ada fitur media sosial layaknya Twitter, Facebook atapun Instagram yang dinamai Connect. Sayangnya umurmnya akan tamat di tahun 2019.
  • SoftBank Tak Lagi Pakai Huawei

    SoftBank Tak Lagi Pakai Huawei

    Minggu, 16 Des 2018 06:52 WIB
    Bisnis perlengkapan jaringan Huawei diterpa badai, di tengah kecurigaan Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara lain menduganya melakukan praktik mata-mata.
  • Game-game Layak Tunggu di PS5

    Game-game Layak Tunggu di PS5

    Sabtu, 15 Des 2018 19:49 WIB
    Sony bahkan belum memastikan kapan PlayStation 5 (PS5) akan hadir. Tapi kini rumor seputar calon konsol anyar Sony itu sudah santer, termasuk game-gamenya.
  • Warga California Akan Kena Pajak SMS

    Warga California Akan Kena Pajak SMS

    Sabtu, 15 Des 2018 18:01 WIB
    Warga California, Amerika Serikat (AS) tampaknya harus berpikir ulang jika masih mau SMS-an. Regulator setempat berencana untuk memberlakukan pajak SMS.