Rabu, 14 Nov 2018 20:23 WIB

Cara Xiaomi Perangi Ponsel BM

Josina - detikInet
Ilustrasi Xiaomi. (Foto: Reuters) Ilustrasi Xiaomi. (Foto: Reuters)
Jakarta - Xiaomi punya cara tersendiri untuk meredam peredaran ponsel black market (BM) di Indonesia. Berikut dua di antaranya.

Yang pertama adalah menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak menyediakan layanan purna jual untuk perangkat-perangkat Xiaomi yang masuk ke Indonesia sebagai ponsel BM.




"Kami dengan tegas menyatakan tidak menerima layanan servis produk black market di seluruh Mi Exclusive Service Centers," ujar Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi.

Beberapa waktu lalu Xiaomi memang sempat jadi sorotan karena adanya informasi akan menerima ponsel non-garansi di pusat servisnya. Ada yang menganggap tindakan itu seakan bikin Xiaomi justru mengakomodir keberlangsungan ponsel BM.




Pernyataan terkini membuat Xiaomi secara tegas sudah menyatakan kesiapan "memerangi" ponsel BM di Indonesia. Untuk itu pula Xiaomi gencar membuka toko offline di penjuru Indonesia.

"Dengan memproduksi secara lokal di Indonesia, Xiaomi berusaha untuk mengurangi pembelian produk black market. Kami juga memperluas kehadiran online dan offline kami," tuturnya.

(jsn/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed