Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Bos Honor Blak-blakan soal Persaingan dengan Xiaomi

Bos Honor Blak-blakan soal Persaingan dengan Xiaomi


Muhamad Imron Rosyadi - detikInet

Usai meluncurkan Honor 8X, Presiden Honor Indonesia James Yang bicara soal persaingan dengan Xiaomi (Foto: Muhamad Imron Rosyadi/detikINET)
Jakarta - Honor dan Xiaomi terlibat persaingan di pasar Indonesia, lewat ponsel dengan spek dan harga serupa. Ini kata Presiden Honor Indonesia James soal persaingan itu.

Di atas kertas, Xiaomi lebih dulu hadir di Indonesia dibandingkan Honor. Tapi keduanya sudah sama-sama punya sokongan besar dari basis pendukung masing-masing, yaitu Honor Fans dan Mi Fans.




SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut James Yang, ketika ditemui dalam konferensi pers setelah peluncuran Honor 8X, Selasa (6/11/2018), siapa yang lebih duluan masuk sebuah pasar tidak memberi jaminan jadi lebih baik.

"Di dalam pasar pasti ada yang datang lebih dulu. Tapi bukan berarti yang datang duluan itu lebih baik dan yang belakangan lebih buruk. Tidak ada yang bisa memastikan," katanya.




"Saya yakin lebih dari 100% dengan produk Honor. Itu jadi landasan yang kuat untuk masuk ke persaingan," ucap James Yang menuturkan.

Ungkapan James tersebut dibuktikan dengan peningkatan brand awareness Honor di Indonesia. Sejak April 2018 sampai saat ini, kesadaran masyarakat terhadap merek tersebut naik 23%.

Walau demikian, ia tidak ingin perusahaan dan produk buatannya disebut sebagai "Xiaomi Killer". Menurutnya, pelabelan tersebut tidak memberi manfaat apa-apa buat Honor.




"Membunuh produk lain bukan strategi Honor. Walaupun kami berhasil melakukannya tidak membuat kami menjadi hebat. Belum tentu setelah membunuh lawan membuat kami bisa bertahan di pasar," tuturnya.

"Tapi jangan main kotor, karena kalau main kotor bisa kami balas," ucapnya menegaskan.






Tonton juga 'Keluarkan Produk Baru, Honor Siap Bersaing di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]

(mon/krs)
TAGS





Hide Ads