Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Tahun 2020, TV 3D Bisa Disentuh dan Dicium?

Tahun 2020, TV 3D Bisa Disentuh dan Dicium?


- detikInet

Jakarta - Bayangkan menonton televisi tiga dimensi (3D). Lalu bayangkan, bukan hanya bisa melihat dari berbagai sudut pandang, Anda juga bisa menyentuh dan membaui tampilan yang muncul dari layar televisi. Tahun 2020, TV semacam itu dicanangkan untuk terwujud.Siapa yang mencanangkannya? Siapa lagi kalau bukan Jepang, 'raja'-nya gadget aneh dan canggih. Di Negeri Matahari Terbit, proyek televisi masa depan itu menjadi bagian dari sebuah proyek nasional. Tahun 2020 pesawat TV 3D itu harus sudah bisa terwujud secara komersial. Para peneliti dari pemerintah, perusahaan teknologi, dan akademisi sudah berkomitmen untuk mengembangkan produk canggih terkait demi mewujudkannya.TV virtual reality (kenyataan semu-red) itu nantinya akan membuat penonton bisa melihat tampilan dari sudut manapun. Tak hanya itu, penonton juga bisa menyentuh dan merasakan 'benda' yang ditampilkan. Caranya, mungkin melalui proyeksi dari semacam layar yang letaknya di lantai. Demikian Yoshiaki Takeuchi, Direktur Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang, seperti dikutip detikinet, Sabtu (20/8/2005) dari Reuters. "Bisakah Anda bayangkan, menonton pertandingan sepakbola pada final Piala Dunia di televisi dan seolah-olah Anda benar-benar berada di sana?" Takeuchi melanjutkan. Menurut Takeuchi saat ini perusahaan, universitas, dan lembaga penelitian di berbagai tempat di dunia sudah membuat beberapa kemajuan dalam tampilan 3D untuk televisi. Namun mengembangkan teknologi dengan sensasi sentuhan dan bau-bauan adalah tantangan yang besar, papar Takeuchi.Para peneliti tengah menjajaki penggunaan teknologi seperti ultrasound, perangsang elektronik, dan tekanan angin sebagai teknologi sentuhan. Disinyalir televisi itu nantinya akan memiliki banyak manfaat.Contohnya, televisi ini nantinya bisa dipakai pada program belanja jarak jauh. Penonton bisa 'meraba' tas yang mereka inginkan sebelum memesannya. Di bidang kedokteran, dokter bisa melihat atau bahkan melakukan pembedahan jarak jauh pada pasiennya lewat tampilan 3D.Televisi masa depan ini adalah bagian dari proyek nasional Jepang bertajuk "komunikasi universal". Proyek itu berdiri pada sebuah konsep pertukaran informasi yang bisa dilakukan dengan lancar dan 'cerdas' tanpa terhambat lokasi dan/atau bahasa.Akhir tahun ini Takeuchi merencanakan terbentuknya forum terbuka mengenai teknologi yang terkait konsep tersebut. Ini termasuk penerjemahan bahasa dan teknik pencarian Web. Para peneliti dari beberapa perusahaan ternama, termasuk Matsushita dan Sony, telah menjadi anggota komite yang bulan lalu mengeluarkan laporan sementara tentang proyek itu. Disinyalir Kementerian terkait berniat meminta anggaran lebih dari 1 milyar yen untuk proyek itu. (wicak/)





Hide Ads