Senin, 13 Agu 2018 16:00 WIB

8 Tahun Gebrakan Inovasi Vivo di Industri Smartphone

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: Peluncuran Vivo V9 Foto: Peluncuran Vivo V9
Jakarta - Vivo ternyata sudah delapan tahun hadir di pasar global sebelum masuk ke Indonesia pada 2014 lalu. Tak hanya sekadar mencoba eksis di industri smartphone, tapi Vivo juga punya ambisi jadi kekuatan raksasa baru di dunia.

Tentu kita masih ingat, saat Piala Dunia 2018 lalu, brand Vivo dalam sebulan penuh selalu hadir di setiap pertandingan. Vivo ada di mana-mana, baik di stadion yang ada di Rusia, hingga layar kaca di seluruh dunia.

Vivo jelas ingin lebih dikenal masyarakat dunia. Aksi itu setidaknya tak akan berhenti hingga beberapa tahun ke depan. Pasalnya, Vivo juga jadi sponsor FIFA World Cup sampai Piala Dunia 2022 mendatang.

8 Tahun Gebrakan Inovasi Vivo di Industri SmartphoneFoto: Peluncuran Vivo V9


Dari sisi branding, jelas nama Vivo sudah cukup melekat. Namun bagaimana dari sisi inovasi produknya? Apa saja inovasi yang sudah dirilis, supaya bisa terus bertahan dan jadi kekuatan raksasa baru di masa depan?

Dalam paparan bertajuk Vivo Milestones, Senin (13/8/2018), terkuak sejumlah fakta bahwa brand smartphone ini memulai debutnya di Indonesia pada tahun 2014.

Bukan hanya menunjukkan konsistensi untuk terus menghadirkan kejutan dalam perjalanannya di tengah pasar kompetitif, rangkaian teknologi penuh terobosan yang Vivo hadirkan ikut menjadikannya sebagai salah satu brand pionir pembentuk tren industri global hingga saat ini.

"Vivo adalah smartphone yang berbasis konsumen dan terus mengembangkan inovasi teknologi yang mendukung gaya hidup mereka. Vivo ingin terus menghadirkan hal baru, dan komitmen ini konsisten ditunjukkan bukan hanya sebagai manufaktur, namun juga pionir inovasi sepanjang perjalanan kami di tengah industri smartphone global, termasuk di Indonesia," kata Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia.

Teknologi Hi-Fi dan Desain Layar

Nama Vivo mencuat pada tahun 2012 melalui seri X1 yang menarik perhatian sebagai smartphone pertama di dunia dengan chipset audio Hi-Fi (High-Fidelity), dan desain bodi tipis 6.55 mm.

8 Tahun Gebrakan Inovasi Vivo di Industri SmartphoneFoto: Vivo Milestone


Vivo menjadi brand pertama yang mampu membenamkan chipset Hi-Fi pada smartphone, dan memberi standar baru industri untuk kualitas audio .

Pada tahun 2013, Vivo memperkenalkan smartphone dengan resolusi layar 2K pertama di dunia, Vivo XPlay3s. Dengan resolusi 2560 x 1440 pixel berukuran 6 inci, Vivo XPlay3s menjadi smartphone superior ditengah tren layar konvensional dengan resolusi standar 1080p.

8 Tahun Gebrakan Inovasi Vivo di Industri SmartphoneFoto: Vivo Milestone


Tak berhenti, Vivo pun menyempurnakan teknologi dalam desain bodi X-series dengan memperkenalkan X5 Max pada tahun 2014 sebagai smartphone tertipis di dunia.

Menggebrak Pasar Tanah Air

Konsistensi Vivo dalam inovasi desain dan layar terus ditunjukkan bersamaan dengan ekspansinya di berbagai negara.

8 Tahun Gebrakan Inovasi Vivo di Industri SmartphoneFoto: Vivo Milestone


Mulai memasuki pasar Asia Tenggara pada tahun 2014, Vivo memboyong X5Pro secara resmi sebagai seri perdananya untuk konsumen Indonesia dengan keunggulan kamera dan audio premium, serta teknologi 2.5D Glass Design yang membuat tampilan layar elegan.

Inovasi Kamera Resolusi Tertinggi

Seiring perkembangan teknologi smartphone, fitur kamera depan atau selfie camera pun menjadi tren global. Seri V5 yang diluncurkan pada Vivo Indonesia pada November 2016 menjadi salah satu seri terpopuler yang ikut mengantarkan Vivo di jajaran 5 besar brand smartphone di Indonesia; serta mencatat pertumbuhan pasar tertinggi berdasarkan laporan IDC kuartal-1 2017.

8 Tahun Gebrakan Inovasi Vivo di Industri SmartphoneFoto: Vivo Milestone


Setelah meluncurkan V5Plus yang menjadi standar baru dalam selfie camera dengan 20MP Dual Front Camera pertama di dunia, Vivo semakin mempertegas konsistensinya di ranah Perfect Selfie dengan V7+ dan V7 dengan kamera depan beresolusi 24 MP.

V7+ dan V7 juga memperkenalkan desain bezel-less FullViewTM Display rasio 16:9 dan Face Access untuk ekstensi sistem keamanannya.

Konsep dan Terapan Inovasi yang Membuka Arah Baru Bezel-Less

Pada tahun 2018, Vivo memanfaatkan gelaran Mobile World Congress (MWC) untuk memperkenalkan smartphone konsep APEX yang revolusioner dengan rasio layar hingga 90%.

Purwarupa Vivo ini memiliki bentangan layar OLED 5,99 inci dengan teknologi COF. Untuk ukuran bezel sampingnya cukup tipis hanya 1,8 mm sementara di bagian bawah 4,3 mm.

8 Tahun Gebrakan Inovasi Vivo di Industri SmartphoneFoto: Cnet


APEX sukses menjadi salah satu topik terpopuler bukan hanya pada MWC 2018 namun juga secara global. Hal ini tak lepas dari teknologi Half Screen InDisplay Fingerprint (pemindai sidik jari bawah layar) dan Elevating Front Camera serta Soundcasting Technology yang menjadi solusi dalam desain layar penuh di masa depan.
Vivo NEX Meluncur Juni 2018

Setelah memperkenalkan konsepnya, Vivo pun menerapkan teknologi beberapa fitur unggulan APEX dalam seri NEX yang resmi meluncur pada Juni 2018 lalu. Dengan layar datar Super AMOLED berukuran 6.59 inci, NEX menghasilkan rasio tampilan hingga 19.3:9.

Selain itu, Vivo NEX juga menyematkan Jovi artificial intelligent (AI) dan voice assistant sebagai salah satu fitur terbaru Vivo.

Apa Selanjutnya Setelah Seri V9?

Pada akhir kuartal-1 2018, Vivo memperkenalkan V9 sebagai seri flagship terbaru Vivo di Indonesia. Vivo V9 menjadi smartphone pertama dengan layar FullViewTM Display 6.3 inci, dan mengusung Android 8.1 di Indonesia.

8 Tahun Gebrakan Inovasi Vivo di Industri SmartphoneFoto: Adi Fida Rahman/detikINET


Rangkaian serinya pun berlanjut dengan V9 Cool Blue Limited Edition dan V9 True Red Edition untuk variasi warna fashionable bagi konsumen muda. Teranyar, V9 6GB diperkenalkan Vivo sebagai smartphone pertama di Indonesia yang menghadirkan keunggulan prossesorQualcomm Snapdragon 660 AIE dan RAM 6GB dengan harga kompetitif.

"Teknologi kamera, desain, sistem keamanan sepertinya masih menjadi fitur-fitur utama yang akan menjadi fokus pengembangan Vivo ke depan," kata Edy.

Rangkaian teknologi ini tentu saja tak lepas dari tim R&D atau Litbang berstandar global Vivo di berbagai negara.

Memasuki momen pertengahan tahun 2018 dalam kompetisi pasar yang semakin saturatif, kejutan apa yang akan dihadirkan Vivo untuk konsumen Indonesia? Apa lagi kejutan yang akan diperkenalkan Vivo pada V-Series selanjutnya? Kita tunggu saja dalam waktu dekat.




Tonton juga 'Review: Menantang Kemampuan Kamera Vivo V9':

[Gambas:Video 20detik]

(rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed