Sun Tawarkan Open Solaris jadi Kurikulum
- detikInet
Jakarta -
PT Sun Microsystems Indonesia hari ini meluncurkan Open Solaris, versi open source dari Solaris versi 10. Software ini akan jadi kurikulum di sejumlah universitas dan SMU di Indonesia.Harry Kaligis, Business Development Manager PT Sun Microsystems Indonesia mengatakan, pihaknya sudah bekerja sama dengan kalangan akademis, untuk memasukkan Open Solaris sebagai bagian dari kurikulum. "Sampai saat ini Sudah ada enam kampus yg tergabung dalam Komunitas Open Solaris diantaranya UI, ITB dan kampus-kampus yang tergabung dalam konsorsium LIPI," kata Harry, di peluncuran Open Solaris, di Jakarta, Selasa (26/7/2005). "Kami menargetkan ada 10 kampus yang tergabung sampai akhir tahun nanti," imbuhnya. Penyertaan Open Solaris dalam kurikulum di universitas-universitas ini, menurut Harry, dilakukan dengan harapan untuk menumbuhkan inovasi pengembangan aplikasi-aplikasi baru. Selain dengan universitas, Sun juga sudah bekerja sama dengan SMA. "Sampai saat ini sudah ada 40 SMA yang tergabung dalam Komunitas Open Solaris, dan targetnya 100 SMA sampai akhir tahun," papar Harry.Tak hanya sekolah, Sun juga giat mendekati kalangan pemerintah. "Open Solaris ini akan disosialisasikan untuk kalangan pemerintah. Jadi gerakan yang berhubungan dengan IGOS akan makin maksimal. Diharapkan juga agar kedepannya bisa menekan pembajakan," Harry berharap.Peluncuran Open Solaris merupakan komitmen Sun terhadap komunitass open source, melenggkapi berbagai aplikasi yang dikeluarkan Sun yaitu OpenOffice, Netbeans, Liberty Alliance Project, Java .Net dan Java Comunity Process. Open Solaris yang ditujukan untuk para pengembang, tersedia resmi melalui lisensi Common Development and Distribution License (CDDL) yang berdasarkan MTL (Mozilla Public License). Jenis lisensi ini sudah disetujui oleh Open Source Initiative (OSI). Dengan adanya CDDL ini maka produk-produk Open Solaris bisa dipadukan dengan software proprietary oleh para pengembang, untuk menciptakan produk komersial baru.Sementara Komunitas Open Solaris, yang dinamai Open Solaris Project, ditujukan sebagai wadah konsultasi dan komunikasi pengembang open source di seluruh dunia. Adrianus B. Kurnadi, IT Arcitech Sun Microsystem mengatakan, sejak diluncurkan Februari 2005, Sun telah mendistribusikan hampir 2 juta lisensi Solaris 10 di seluruh dunia. Versi open source yang bisa di-download gratis dari situs opensolaris.org, sampai hari ini sudah di-download sebanyak 2 juta.
(wicak/)