Selasa, 22 Mei 2018 20:02 WIB

Jualan Ponsel Gaib, Ini Alasan Xiaomi

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Baru saja dirilis, sejumlah pembaca detikINET sudah mengecap Redmi S2 sebagai ponsel gaib. Lantas bagaimana tanggapan Xiaomi akan fenomena ponsel gaib yang tengah hangat dibicarakan konsumen di Indonesia?

Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi mengatakan dirinya juga sangat terkejut akan situasi ini. Menurut fenomena tersebut terjadi karena permintaan mengalami peningkatan yang sangat cepat.

"Saya rasa ini terjadi karena semua orang ingin mendapatkan ponsel terbaru dengan cepat setelah dirilis. Jadi kami pikir ini karena permintaannya yang tinggi" kata Steven saat ditemui di acara buka bersama Xiaomi di Jakarta, Selasa (22/5/2018).


Dihadapai situasi tersebut, Xiaomi mengatakan pihaknya bersama partnernya berusaha menghadirkan ponsel lebih banyak ke Indonesia. Upaya tersebut demi agar para Mi Fans di Tanah Air bisa mendapat perangkat dengan cepat.

"Kami berusaha keras agar pengguna bisa segera mendapat perangkat baru," ujar Steven.

Sayangnya ketika ditanya apakah mereka mengenjot produksi ponselnya Steven tidak mau menjawab. Demikian pula saat ditanya jumlah produksi ponsel tiap harinya

"Susah dikalkulasi karena tiap hari ada barang keluar," ujar Steven ngeles.


Tapi dia menyadari jika fenomena ini dibiarkan tanpa solusi, pengguna setianya bisa tergoda dengan ponsel vendor lain. Apalagi fenomena ini membuat harga ponsel Xiaomi melambung tinggi di market place dan toko offline.

"Ini yang menjadi kerja keras kami tiap hari untuk menyuplai sebanyak mungkin untuk memenuhi permintaan. Kami juga menyarankan untuk membeli di toko resmi kami," kata Steven.

"Saat ini kami sudah punya 11 toko dan akan terus bertambah. Sehingga tiap orang bisa menikmati harga resmi," tandas pria berkacamata itu..



Tonton juga video tentang 'Redmi S2 Disebut 'Ponsel Gaib', Ini Tanggapan Xiaomi':


(jsn/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed