Selasa, 08 Mei 2018 15:27 WIB

Samsung Ogah Masuk Pusaran Perang Harga Ponsel

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Bali - Belakangan banyak vendor ponsel bersaing menghadirkan perangkat dengan spesifikasi oke dan harga terjangkau. Samsung rupanya ogah masuk dalam pusaran tersebut.

Hal tersebut diungkap IT & Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Jo Semidang. Dia mengatakan setiap konsumen membeli ponsel tak hanya melihat spesifikasi, tapi juga nilai gunanya.


"Kami sebagai vendor ingin memberi value added. Kalau cuma main-main di jeroan, itu sih tidak terlalu sulit," kata Jo saat ditemui di Bali, Selasa (8/5/2018).

Jo lantas mencontohkan nilai tambah yang diberikan Samsung pada Galaxy A6 dan A6+. Kedua ponsel ini hadir dengan layar Infinity Display untuk kepuasan menonton dan bermain game.

Lalu ada pula Bixby. Asisten digital ini dapat menerjemahkan bahasa secara real time sehingga memudahkan pengguna yang sering traveling ke luar negeri.

"Kami ingin memberi pengalaman total bagi para konsumen," tegas Jo.


Lebih lanjut dikatakannya, vendor ponsel yang cenderung mengedepankan harga rendah ketimbang nilai tambah, biasanya umurnya tidak akan lama. Sebab, ketika konsumen menemukan ponsel yang lebih murah, vendor tersebut akan ditinggalkan.

"Kita tunggu saja siapa yang kehabisan gas, dia akan keluar. Kalau kami lebih pilih main long term, kami lebih mengedepankan nilai tambah," pungkas Jo. (jsn/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed