Selasa, 10 Apr 2018 20:04 WIB

Snapdragon 636 Dilengkapi Kecerdasan Buatan, Buat Apa?

Adi Fida Rahman - detikInet
Dominikus Susanto dari Qualcomm. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Dominikus Susanto dari Qualcomm. Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta - Dewasa ini, para vendor chip turut menyematkan kecerdasan buatan (AI) pada prosesor kelas menengahnya. Seperti yang dilakukan Qualcomm yang menyematkan teknologi AI pada Snapdragon 636.

Dijelaskan Senior Marketing Manajer Qualcomm Indonesa Dominikus Susanto, keberadaan AI pada prosesor memberikan banyak manfaat. Tapi semua itu berpulang pada pembuat ponsel, dimanfaatkan seperti apa teknologi itu.

"Sangat banyak AI bisa dimanfaatkan. Tapi tergantung OEM atau developer, mereka mau menggunakannya untuk apa," kata pria yang kerap disapa Susanto saat ditemui di Jakarta, Selasa (10/4/2018).



Susanto lantas mencontohkan pemanfaatan AI yang sering digunakan oleh pihak OEM. Saat ini AI banyak digunakan di sektor kamera. Adanya teknologi tersebut bisa membantu untuk fitur beautify. Lalu bisa digunakan untuk pengambilan foto bokeh.

"Kamera jadi tahu objek yang difoto. Ketika mengetahui wajah akan dibuat tajam, sementara objek di sekitarnya akan buram, sehingga menghasilkan foto bokeh," turut Susanto.

Lebih lanjut diungkapkannya, teknologi AI bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja ponsel. Selain itu, OEM bisa memanfaatkan untuk menghemat penggunaan baterai.

"Dengan AI kita bisa menghemat baterai pada jam tertentu. Safe mode yang sering kita gunakan untuk menghemat baterai itu juga dari AI," pungkas Susanto.

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed