Sabtu, 03 Mar 2018 20:18 WIB

Catatan dari Barcelona

Menengok Masa Lalu Samsung

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Rachmatunnisa/detikINET Foto: Rachmatunnisa/detikINET
FOKUS BERITA Kelahiran Galaxy S9
Jakarta - Kurun waktu 30 tahun adalah waktu yang panjang bagi terjadinya sebuah perubahan. Ini pula yang dialami Samsung sejak memutuskan merambah teknologi mobile.

Menyusuri perhelatan Galaxy Unpacked 2018 di Mobile World Congress (MWC) 2018, di Barcelona, Spanyol, detikINET menemukan 'museum mini' yang merangkum evolusi inovasi teknologi mobile Samsung sejak 1988.

Deretan ponsel jadul ditempatkan di lemari kaca pada salah satu sisi ruang pameran. Lemari kaca ini memajang teknologi ponsel Samsung dari yang jadul di era 80an, 90an, awal 2000an hingga yang kekinian.

Melihat kumpulan ponsel jadul tersebut, sebagian orang mungkin akan tertawa geli karena rata-rata ukurannya besar dan punya desain yang culun. Tapi jangan salah, ponsel-ponsel ini paling canggih pada masanya.

Menengok Masa Lalu Samsung Foto: Rachmatunnisa/detikINET


Menariknya, salah satu sisi lemari kaca tempat memajang ponsel-ponsel ini ternyata adalah display interaktif. Seperti dalam film fiksi ilmiah, kita bisa menyentuh layar transparan nan futuristik tersebut untuk mengetahui detail informasi bahkan tayangan video mengenai sebuah ponsel. Keren!

Yang jelas, kita bisa membayangkan betapa teknologi mobile telah berkembang begitu jauh. Ponsel sudah berubah dari bentuknya yang bongsor hingga menjadi ramping. Fungsinya pun kini tak sekadar untuk menelepon.

Seperti dikatakan President dan Head of IT & Mobile Communications Division, Samsung Electronics DJ Koh dalam peluncuran Galaxy S9 dan S9+, "Cara kita menggunakan smartphone telah berubah seiring dengan komunikasi dan ekspresi diri yang telah berevolusi."

Coba saja lihat ponsel pertama Samsung yang dirilis 1988 ini. Mungkin tidak ada yang menyangka jika ponsel tersebut adalah cikal bakal flagship teranyar Samsung, Galaxy S9 dan S9+ yang inovatif dan kekinian dari segi fitur serta desain.

Menengok Masa Lalu Samsung Foto: Rachmatunnisa


Ponsel Samsung yang kita lihat saat ini, sama seperti teknologi lainnya, telah melalui proses evolusi yang panjang dan perjalanan yang tidak selalu mulus. Jatuh bangun tentu mewarnai.

Skandal Galaxy Note 7 mungkin adalah yang paling diingat publik. Samsung sempat mengalami pukulan terberatnya akibat kegagalan baterai pada perangkat yang dirilis pada 2016 tersebut.

Bukan hanya kerugian materiil, berbagai komentar dan ejekan sudah pasti harus ditelan Samsung. Nyatanya, Samsung tidak menyerah dengan semua tekanan ini.

Samsung dengan cepat belajar dari kesalahannya dan bangkit. Peluncuran Galaxy S8 dan S8+ menjadi titik balik pembuktian Samsung.

Salah satu yang paling ikonik dari peluncuran Galaxy S8 dan S8+ adalah desain layar penuh Infinity Display-nya yang kini menjadi tren.

Menengok Masa Lalu Samsung Foto: detikINET/Rachmatunnisa


Samsung pun melanjutkan standar tinggi yang sudah dibuatnya ke seri Galaxy S9 dan S9+. Kali ini dengan upgrade signifikan pada kamera yang disebut Samsung dengan tagline 'Reimagined'.

"Dengan Galaxy S9 dan S9+, kami telah menuangkan gagasan baru pada kamera smartphone. Galaxy S9 dan S9+ tak sekadar memungkinkan konsumen mengambil foto dan video, smartphone ini dirancang membantu mereka terhubung dengan sesama dan mengekspresikan diri dengan cara unik dan personal," sebut DJ Koh.

Terkadang, perlu sesekali melihat ke belakang untuk melesat jauh ke depan. Seperti Samsung, perusahaan asal Korea Selatan ini tak akan berhenti sampai di sini.

Dengan berbagai cerita yang dilaluinya, Samsung belajar dan berupaya menciptakan inovasi yang mengantarkannya ke pijakan lebih tinggi. (rns/afr)
Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Foto: Rachmatunnisa/detikINET
FOKUS BERITA Kelahiran Galaxy S9

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed