Ponsel Sederhana ala Vodafone
- detikInet
Jakarta -
Tidak semua orang suka ponsel canggih, beberapa lebih senang memakai ponsel dengan fitur sederhana. Vodafone menjawab keinginan kalangan tersebut.Vodafone cukup jeli melihat trend ini. Pihaknya meluncurkan perangkat ponsel back-to-basics untuk memenuhi permintaan sebagian pelanggan yang menuntut kesederhanaan. Ponsel 'sederhana' yang akan dikeluarkan Vodafone ada dua macam. Vodafone Simply Sagem VS1 dan VS2. Keduanya dilengkapi dengan layar yang lumayan besar dan tiga tombol untuk akses langsung ke tampilan menu, daftar telepon dan fitur SMS.Hanya saja, dari segi bentuk keduanya berbeda. Sagem VS1 lebih berlekuk dan warnanya perak. Sedangkan VS2 yang dipasarkan dengan warna hitam, memiliki bentuk lurus.Pasangan ponsel anyar ini akan menjadi 'penentang' prinsip pembaruan yang notabene lebih berupaya untuk menelurkan fitur-fitur handset yang semakin canggih saja tiap harinya. Vodafone, operator selular asal Inggris ini, membundel layanannya dengan ponsel yang disediakan Sagem. Untuk urusan harga, Vodafone mematok 80 poundsterling (Rp 1,4 juta) untuk pre-paid handset. Tetapi jika pengguna berniat berlangganan bulanan, maka handset akan diperoleh cuma-cuma.Siapa yang Butuh?Hadirnya ponsel berteknologi 'sederhana' yang diluncurkan oleh Vodafone ini bukannya tanpa alasan.Berdasarkan hasil riset perusahaan konsultan Cap Gemini tahun lalu, permintaan banyak datang darikalangan orang lanjut usia. Semakin tua, semakin tinggi hasrat untuk menggunakan teknologi 'tak rumit'. Mungkin karena kemampuan berpikir yang semakin menurun. Hal ini dibuktikan dengan data statistik, 80 persen warga berusia di atas 55 tahun menginginkan ponsel yang tak terlalu 'membingungkan'. Sementara anak mudanya, senang bereksplorasi dengan bunyi-bunyian nada dering.Kendati pun begitu, tidak semua operator ponsel menyadari hal ini. Ada kesenjangan antara pelayanan yang ingin diberikan dengan apa sebetulnya yang dibutuhkan pelanggan.Hal tersebut diperkuat dengan penjelasan Jawad Shaikh, Kepala Laboratorium Telkom dan Media Cap Gemini. "Kesederhanaan menjadi faktor utama para konsumen sekarang. Parahnya, hanya seperempat operator yang menganggap itu penting," tandas Shaikh yang dilansir BBC News dan dikutip detikinet Senin (23/5/2005)."Bahkan jika mereka (orang-orang lanjut usia) mau, mungkin operator ponsel dapat menambahkan satu tombol lagi. Misalnya, jika mereka ingin ponsel yang dapat memonitor kesehatan mereka, maka akan disediakan tombol khusus untuk layanan darurat," tuturnya penuh harap.Chief Marketing Officer Vodafone, Peter Bamford, menambahkan bahwa Vodafone memiliki banyak pelanggan yang menginginkan ponsel dengan layanan canggih. "Tetapi tak bisa dipungkiri juga, kalau sebagian pelanggan hanya butuh menelepon dan mengirim SMS saja," ujarnya.Yah, daripada canggih-canggih tapi gak semua fitur terpakai, mending pakai ponsel sederhana.Gak konsumtif kan?
(wicak/)