Sabtu, 03 Feb 2018 13:36 WIB

Apple Penguasa Pasar, Xiaomi Naik Drastis

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - iPhone X memberi dampak yang amat sangat baik bagi Apple. Bagaimana tidak, karena kehadiran ponsel itu membuat raksasa teknologi asal Cupertino itu menjadi raja pasar global.

Hal tersebut tertuang dalam laporan riset pasar ponsel sepanjang kuartal 4 2017 yang dirilis IDC. Dalam hasil riset diungkap jumlah pengapalan ponsel selama periode tersebut hingga siapa saja para penguasa di dalamnya.

Sepanjang Oktober hingga Desember tahun lalu ada sebanyak 403,5 juta ponsel yang dikapalkan ke seluruh dunia. Jumlah ini meningkat 6,3% dari periode yang sama dari tahun sebelumnya.

Komposisi penguasa pasar ponsel global tidak berbeda dari kuartal sebelumnya. Hanya saja susunan urutannya ada yang berubah.

Seperti disinggung di muka, Apple berada di posisi puncak. Tercatat mereka berhasil mengapalkan 77,3 juta unit iPhone, ini membuat mereka punya market share 19,2%.

Keberhasilan tersebut sebenarnya mengulang tahun lalu. Tapi jumlah pengapalan saat itu sedikit lebih tinggi, mencapai 78,3 juta unit iPhone. Kendati lebih banyak, secara market share lebih rendah, yakni 18%.

Kembali ke kuartal keempat 2017, Samsung harus puas di posisi kedua. Mereka mampu mengapalkan 74,1 juta unit ponsel ke seluruh dunia. Kondisi ini membuat vendor asal Korea Selatan itu berhasil menguasai 18,4%, tidak terpaut jauh dengan Apple sebenarnya.

Lalu ke peringkat tiga ada Huawei yang berhasil mempertahankan posisinya. Raksasa teknologi asal China itu mampu mengapalkan 41 juta unit ponsel, ini membuat mereka punya pangsa pasar 10,2%.

Di posisi keempat ada Xiaomi. Perusahan besutan Lei Jun itu naik peringkat dari posisi lima di kuartal sebelumnya karena mampu mengapalkan 28,1 juta unit ponsel. Alhasil mereka berhasil menguasai 7% pasar ponsel global.

Bila membandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, kenaikan Xiaomi cukup drastis. Pada kuartal keempat 2016, Xiaomi hanya mampu mengapalkan 14,3 juta ponsel. Jadi jika dihitung peningkatannya mencapai 96,9%.

Di posisi juru kunci lima besar penguasa pasar ponsel global ada Oppo. Raja ponsel selfie ini mampu mengirimkan 27,4 juta ponsel ke seluruh dunia, dengan begitu mereka mampu menguasai 6,8% market share. (afr/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Dear Netizen, Waktu Imsak Hari Ini 4.26 WIB

    Dear Netizen, Waktu Imsak Hari Ini 4.26 WIB

    Senin, 28 Mei 2018 03:40 WIB
    Setiap menjalani sahur di bulan Ramadan, ada banyak netizen yang mencari tahu kapan waktu imsak tiba. Ingat, hari ini imsak pukul 4.26 WIB dan subuh 4.36 WIB.
  • Tokopedia Kalahkan WhatsApp dan Instagram

    Tokopedia Kalahkan WhatsApp dan Instagram

    Senin, 28 Mei 2018 02:50 WIB
    Aplikasi Tokopedia dalam waktu singkat berhasil memuncaki Apple Store dan Google Play mengalahkan Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Kok bisa?
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.