Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Artis Video Game Tuntut Bayaran Lebih

Artis Video Game Tuntut Bayaran Lebih


- detikInet

Jakarta - Para aktor Hollywood telah mencapai kesepakatan dengan produsen game. Mereka meminta bayaran lebih atas penggunaan suara mereka dalam game. Kalau tidak? Mogok kerja!Game populer seperti Grand Theft Auto atau game yang terinspirasi dari film seringkali memanfaatkan suara aktor untuk dialog-dialognya. Produser sepakat untuk memberikan kenaikan bayaran sebesar 36 persen tetapi menolak untuk memenuhi tuntutan pembayaran royalti setiap kali game terjual. Keputusan tersebut keluar beberapa jam sebelum perkumpulan aktor tersebut berencana untuk mengumumkan tuntutan mereka.Beberapa artis tergabung dalam pengisian suara game paling laris--Grand Theft Auto-- diantaranya Samuel L.Jackson, Dennis Hopper, Burt Reynolds dan Peter Fonda. Para aktor tersebut masih diminta kesediaannya untuk menyumbangkan suara dalam versi video game film-film mereka.Screen Actors Guild (SAG) dan American Federation of Television and Radio Artists (Aftra) menjelaskan, pihak industri game sepertinya menanggapi isu ini dengan enggan. Padahal, menurut para artis tuntutan yang mereka minta tidak banyak. Mereka hanya menginginkan 'residual'. Yaitu hanya sebagian kecil keuntungan dari tiap salinan game yang terjual. Termasuk pembayaran sesuai kontrak di awal-awal.Masalahnya, sudah menjadi kebiasaan bagi para artis untuk mendapatkan bayaran ulang setiap kali program tv atau film mereka mengalami tayangan ulang."Kami tidak selalu mendapatkan apa yang kita mau dan kita berhak. Kontrak ini adalah langkah awal yang teramat penting dalam membangun kekuatan artis. Terutama di industri media yang perkembangannya semakin pesat saja," tutur President Aftra, John Connolly, seperti yang dilansir BBC News dan dikutip detikinet Jumat (10/6/2005).Pernyataan serupa yang menguatkan juga dilantunkan Melissa Gilbert, Presiden SAG, "Perkumpulan aktor dan aktris akan menghabiskan tiga setengah tahun ke depan untuk mengerahkan sumber daya yang ada. Khususnya untuk lebih jauh mengelola industri ini."Kabarnya lagi, para artis itu berencana untuk mengumpulkan kekuatan demi keadilan pembagian keuntungan yang dihasilkan dari sektor video game. Hingga saat ini disinyalir, keuntungan yang dihasilkan industri video game mencapai US$10 milyar (Rp 9 trilyun) per tahun. (andri/)






Hide Ads