Kamis, 11 Jan 2018 12:28 WIB

Bikin Lemot iPhone, Bos Apple Ditegur Anggota DPR

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Reuters/Stephen Lam Foto: Reuters/Stephen Lam
Jakarta - Upaya Apple untuk menyelamatkan baterai dengan cara memperlambat kinerja iPhone lawas menuai kontroversi. Perusahaan yang berbasis di Cupertino ini pun mendapat sorotan dari pemerintah Amerika Serikat (AS).

Menurut laporan The Wall Street Journal, seperti dikutip detikINET dari Ubergizmo, Kamis (11/1/2018), Senator Amerika Serikat John Thune melayangkan sebuah surat yang langsung ditujukan untuk CEO Apple Tim Cook. Isi dari surat tersebut mempertanyakan soal kontroversi yang terjadi.

Thune mempertanyakan kebijakan perusahaan untuk memperlambat iPhone. Tak cuma itu, Thune juga menanyakan bagaimana tindakan Apple menghadapi komplain konsumen dan apakah mereka akan mempertimbangkan untuk memberi potongan harga bagi konsumen yang mungkin telah membayar penuh untuk penggantian baterai.

Sebelumnya Apple dinilai menipu konsumen dengan sengaja memperlambat perangkat iPhone lama tanpa peringatan terlebih dahulu. Banyak yang menduga Apple memperlamat kinerja iPhone lawas guna mendorong konsumen membeli iPhone yang baru.

Apple pun berkilah, dengan mengatakan bahwa upaya memperlambat kinerja iPhone lawas tak lain untuk mengimbangi kinerja baterai yang mungkin melemah seiring berjalannya waktu.

Sebagai bentuk permintaan maaf, Apple meluncurkan program pergantian baterai, dimana harganya diturunkan dari sebelumnya USD 79 menjadi USD 29. Kemudian, update iOS pada tahun 2018 sekaligus akan menunjukkan status baterai iPhone pengguna. (mag/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed