Dikutip detikINET dari Digital Trends, WhatsApp sempat tumbang di sebagian wilayah Eropa, Asia serta Amerika Selatan. Down Detector menunjukkan mayoritas user yang kena dampak berlokasi di Inggris, Belanda dan beberapa negara Eropa lainnya.
"User WhatsApp di seluruh dunia mengalami gangguan sementara hari ini yang sekarang telah terselesaikan. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanannya," kata juru bicara WhatsApp.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah beberapa kali WhatsApp tumbang pada tahun 2017 walaupun tidak berlangsung terlalu lama. Namun tetap saja hal itu bikin resah para user karena WhatsApp mereka andalkan.
Sejauh ini, aplikasi besutan Jan Koum dan Brian Acton tersebut jumlah penggunanya sudah tembus 1 miliar. Menjadikannya layanan messaging terpopuler di dunia.
Di sisi lain, WhatsApp telah mengumumkan bahwa sejak tanggal 1 Januari 2018 ini, pengguna sistem operasi jadul tidak bisa lagi menggunakannya secara sempurna. Yakni pemakai ponsel BlackBerry OS, BlackBerry 10 dan Windows Phone 8.0. (fyk/afr)