Kamis, 14 Des 2017 13:56 WIB

Catatan dari Hawaii

Teknologi AI Mungkinkan Foto Bokeh Cukup Satu Kamera

Adi Fida Rahman - detikInet
Ilustrasi. Foto: Ari Saputra Ilustrasi. Foto: Ari Saputra
Hawaii - Banyak perusahaan teknologi kini tengah mengembangkan teknologi artificial intelligence (AI), tidak terkecuali Qualcomm.

Dalam perhelatan Snapdragon Tech Summit 2017 di Maui, Hawaii, AS, Qualcomm menyampaikan sejumlah fokus utama pihaknya dalam beberapa tahun depan. Selain 5G, perusahaan berbasis di San Diego ini juga akan fokus pada AI.

"AI akan mengubah segalanya. Baik itu bidang finansial, kesehatan, hiburan, transportasi, asuransi dan komunikasi mobile," kata Gary Brotman, Director Product Management Qualcomm.

Dia pun mengatakan pihaknya sebenarnya telah melakukan pengembangan AI. Sayangnya tidak banyak yang mengetahui hal tersebut.

"Beberapa dari Anda mungkin tidak menyadari, namun Snapdragon 845 adalah platform AI mobile generasi ketiga kami. Kami telah melakukan ini selama tiga tahun di tingkat komersial, menerapkannya ke platform seluler," kata Broatman.

Qualcomm mulai menyematkan teknologi AI pada 820. Mereka mengaplikasikan deep neural networks pada beban kerja perangkat. Deep Neural network ini berjalan di CPU dan GPU.

"Adanya AI membuat GPU punya akselerasi yang hebat di Snapdragon 820," ujar Brotman.

Pengembangan pun berlanjut ke Snapdragon 835. Qualcomm memperluasnya ke digital signal processor (DSP) untuk sepenuhnya heterogen dalam mengeksekusi jaringan saraf pada perangkat mobile.

Selain itu, mereka memperkenalkan software berikut dukungan pada framework dan network. Ini agar pengalaman pengembang mudah dilakukan serta memikat konsumen.

Qualcomm terus melakukan pengembangan AI di chip mobile. Hasilnya, performa AI di Snapdragon diklaim tiga kali lebih meningkat dari generasi sebelumnya.

"Kami telah mengoptimalkan optimisasi platform ke core komputasi kami dan pada tingkat sistem untuk membuat perangkat AI lebih efisien. Kami telah membangun ekosistem ISV (independent softwre vendors) yang telah berkembang serta mitra untuk membantu pelanggan kami bisa memasarkan lebih cepat dengan pengalaman pengguna yang menarik," papar Brotman.

Lebih lanjut Broatman mengungkapkan kemampuan AI di Snapdragon 845 membuat kemampuan fotografi lebih baik. Chipset ini memungkinkan video style transfer, efek bokeh dengan satu kamera, serta peningkatan face recognition dan unlock.

"Asisten digital pun akan lebih cepat dan akurat," pungkasnya. (afr/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed