Rabu, 06 Des 2017 13:50 WIB

Fitur Wajib di Smartphone: Selfie Boleh, Tapi Keamanan Lebih Penting

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Ilustrasi. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman Ilustrasi. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Fitur selfie diakui Advan wajib ada di setiap smartphone. Namun itu saja tidak cukup. Fitur keamanan diyakini akan jadi nilai jual yang tak dimiliki semua ponsel.

Kita tentu masih ingat soal kasus bobolnya iCloud para selebriti cantik Hollywood. Kejadian ini menjadi bukti bahwa faktor keamanan pada ponsel tak bisa dianggap sepele lagi.

Hal itu disadari betul oleh Advan saat merilis G1 Pro beberapa waktu lalu. Buat produsen merek lokal ini, fitur keamanan malah jadi faktor yang paling diunggulkan dibandingkan fitur-fitur lainnya.

"Menurut kami, fitur yang menunjang kegiatan aktivitas di media sosial seperti selfie sudah wajib ada pada setiap smartphone. Tapi berpikir lebih jauh ke depan, sistem security ini sangat dibutuhkan, terutama yang sangat aktif di dunia online seperti social media dan online banking," kata GM Sales Advan Indonesia Ellen Angerani Gunawan kepada detikINET, Rabu (6/12/2017).

Memangnya, seberapa penting fitur security dari sisi konsumen smartphone? Menurut Ellen, perlindungan terhadap privasi dan keamanan pada saat melakukan kegiatan online sangat penting karena begitu banyak celah keamanan yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Smartphone merupakan 'teman dekat' yang menyimpan berbagai data penting penggunanya. Oleh karena itu, secara internal keamanan penggunaan smartphone harus ditingkatkan," tegasnya lebih lanjut.

Dijelaskan Ellen, dari segi fitur keamanan, G1 Pro punya Advan Secure yang memiliki privacy system, xlocker face unlock, dan xlocker intruder selfie.

Pada smartphone G1 Pro ada ruang privasi semacam bilik rahasia untuk menyembunyikan data/foto/video/file/kontak/log panggilan. Bilik rahasia ini dapat diakses melalui dialer plate dengan kode yang hanya diketahui oleh pemiliknya.

Sedangkan Xlocker memungkinkan pengguna untuk mengunci smartphone dan aplikasi aplikasi di dalamnya, dan hanya bisa dibuka dengan menggunakan scan wajah/face unlock.

"XLocker ini juga dilengkapi dengan selfie intruder yang secara tersembunyi mengambil foto wajah orang yang hendak membuka G1 Pro Anda tanpa izin," lanjut Ellen menjelaskan soal ponsel yang dibanderol Rp 1,8 juta tersebut.

Mengusung desain metal unibody dan layar 2,5D berdiameter 5 inch serta dukungan RAM 3GB, Advan G1 Pro hadir dengan resolusi HD, kamera utama dengan smart chip sensor 13MP berlapis AF coating, serta kamera depan beresolusi 8MP dengan Largan Lens. (rou/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed