Jumat, 10 Nov 2017 21:06 WIB

Toko Ponsel Offline Masih Sulit Digeser Online

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Kehadiran toko ponsel online makin menjamur. Tapi keberadaannya sulit untuk mengeser keberadaan toko ponsel offline.

Wahyu Firdiansyah, Galaxy Master Samsung Indonesia, mengakui jika penjualan online memberi kontribusi yang tidak sedikit bagi pihaknya. Selain itu makin hari grafik penjualan online terus meningkat.

Kendati begitu, Wahyu berpendapat kehadiran toko online belum sepenuhnya bisa menggantikan gerai fisik. Sebab ada hal yang belum bisa diberikan jika membeli lewat internet.

"Membeli di internet memang lebih mudah. Tapi toko fisik memberikan pengalaman langsung. Konsumen dapat menjajal langsung ponsel sebelum memutuskan untuk membelinya," kata Wahyu saat ditemui usai pembukaan Ponsel Mart di Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (10/11/2017).

Sementara itu, Evan Angganantika, Marketing Communication Head Advan mengatakan perkembangan toko online sejalan dengan e-commerce di mana masih tahap awal sekali di Indonesia.

Saat ini, kata Evan, toko online baru menjangkau area tier satu, yakni kota-kota besar saja. Sementara daerah-daerah pelosok belum sepenuhnya tersentuh.

Kendati begitu kehadiran online tidak harus dihindari. Malah sebaliknya, harus segera diadopsi, sehingga dapat menjadi pelengkap toko fisik yang sudah ada.

"Kami sadar betul online tidak dapat dihindari. Karena itu kami ingin meningkatkan porsi di online ke depannya," tutup Evan. (rns/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed