BERITA TERBARU
Jumat, 22 Sep 2017 16:02 WIB

Dibeli Google, Mampukah HTC Usik Samsung dan Apple?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Ilustrasi. Foto: Reuters Ilustrasi. Foto: Reuters
Jakarta - Google menunjukkan keseriusannya di bisnis smartphone dengan mengakuisisi sebagian aset HTC senilai USD 1,1 miliar atau sekitar Rp 14,6 triliun. Mampukah menggoyang vendor ponsel terbesar saat ini, siapa lagi kalau bukan Apple dan Samsung?

Ya, begitu sebuah perusahaan ingin menanjak di jagat ponsel, hampir selalu dikaitkan dengan kedua nama itu. Karena seperti dikutip detikINET dari Washington Post, mereka memang masih mendominasi dan meraup 94% profit dari bisnis smartphone global.

"Beberapa sudah mencoba dan gagal menjadi pemain ketiga selain mereka. Microsoft dan Nokia pernah merilis ponsel menarik tapi gagal meraih perhatian," sebut Hayley Tsukamaya, kolumnis teknologi di Washington Post.

Google pernah mencoba juga dulu saat akuisisi Motorola di tahun 2011, yang ujung-ujungnya tak berjalan sesuai rencana. Demikian pula HTC sebenarnya pernah berpotensi menanjak, tapi sekarang malah sempoyongan.

Google jelas punya kemampuan untuk melawan Apple dan Samsung, tapi menurut Hayley mereka kurang fokus di bisnis hardware. Jika saja Google kali ini serius dengan mencaplok sumber daya HTC, bisa saja mereka di masa depan mengusik Samsung dan Apple.

Terlebih mereka cukup sukses menjual perangkat Google Home dan Chromecast misalnya. Dan ponsel Google Pixel lumayan baik performanya di pasar, terjual sekitar 2,8 juta unit menurut IDC. Dengan pembelian aset HTC dan sebagai empunya Android, Google pun dinilai dapat memberikan pengalaman pemakaian sebaik Apple.

"Agar sukses menggoyang cengkraman Apple dan Samsung, Google harus mengubah prioritas sebagai perusahaan. Ada beberapa tanda bagus saat ini, namun dulu juga pernah seperti itu," lanjut Hayley. (fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..