Perusahaan milik Lenovo ini telah mendaftarkan paten terhadap layar smartphone yang terbuat dari material khusus bernama 'shape memory polymer' kepada United States Patent and Trademark Office (USPTO).
Dikutip detikINET dari CNBC, material yang dapat diaplikasikan pada layar LCD dan LED ini dapat menyembuhkan dirinya sendiri setelah terjadi kerusakan, dengan bantuan panas.
Motorola menerangkan bahwa nantinya akan terdapat tombol khusus pada smartphone untuk memulai proses pemulihan layar, misalnya jika tergores. Setelah ditekan, pengguna akan menyentuh daerah mana saja yang mengalami kerusakan, lalu selebihnya merupakan tugas dari 'shape memory polymer' yang terkandung dalam layar.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari Motorola mengenai rencana mereka untuk memproduksi smartphone dengan layar khusus tersebut. Memang patut dicatat, paten teknologi tidak selalu menjadi kenyataan atau produk massal.
Selain Motorola, peneliti dari University of California Riverside juga mengaku bahwa mereka telah mengembangkan material yang mampu memperbaiki diri sendiri pada April lalu. (fyk/fyk)