Apple yang tak langsung menanggapi ledakan tersebut kini angkat bicara, pasalnya Beats kini memang dimiliki Apple. Menurut perusahaan dengan logo apel kroak tersebut, ledakan itu bukanlah kesalahan Apple, dan mereka menolak membayar kompensasi apa pun.
Korban headphone Beats yang meledak (internet). |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak jelas baterai merek apa yang dipakai di headphone itu, dan mengapa baterai itu tak masuk ke dalam daftar baterai yang bisa dipakai oleh Apple. Si korban hanya hanya menyebut headphone tersebut ia miliki sejak 2014, dan baterai tersebut dibelinya di Australia.
"Headphone itu tak bisa berfungsi tanpa baterai, dan tak ada informasi di heapdhone -- atau pun dalam paket penjualannya -- yang menyebutkan merek baterai apa yang seharusnya dipakai," ujar si korban.
Namun yang jelas tak lama setelah kejadian ini, badan keamanan transportasi Australia mengeluarkan sebuah aturan baru. Dalam aturan tersebut menyebutkan kalau baterai harus dibawa dalam tempat penyimpanan yang memenuhi syarat, kecuali sedang digunakan. (asj/rou)
Korban headphone Beats yang meledak (internet).