Minggu, 23 Apr 2017 14:30 WIB

Bose Jawab Tudingan Mata-matai Konsumen

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: istimewa/cnet Foto: istimewa/cnet
Jakarta - Bose menjawab tudingan miring yang dialamatkan kepadanya, yang menyebutkan headphone besutannya dijadikan alat mata-mata konsumen.

Dikutip dari Ubergizmo, Minggu (23/4/2017), Bose membantah bahwa pihaknya sama sekali tidak merekam, mengumpulkan, apalagi menjual informasi konsumen yang didapatnya melalui headset kepada pihak ketiga.

"Kami paham sifat gugatan Class Action dan kami akan memperjuangkan tudingan yang tidak benar yang menyeret kami ke ranah hukum," sebut Bose.

Dikatakannya, tak ada yang lebih penting dari kepercayaan konsumen, dan pihaknya bekerja tak kenal lelah untuk mendapatkan dan menjaga kepercayaan itu selama lebih dari 50 tahun.

"Pada aplikasi Bose Connect, kami tidak mengumpulkan informasi konsumen. Kami tidak menjual informasi dan tidak menggunakan apa pun untuk mengidentifikasi Anda, atau siapa pun," sambungnya.

Seblumnya diberitakan, salah satu konsumen Bose bernama Kyle Zak, mengklaim Bose memanfaatkan wireless headphone dan aplikasi Bose Connect untuk melanggar undang-undang terkait penyadapan Amerika Serikat (AS).

Menurutnya, melalui headphone dan aplikasi Bose Connect, Bose diam-diam mengumpulkan dan memberikan data musik dan preferensi audio ke pihak ketiga, termasuk perusahaan pengumpul data (data mining).

Dalam gugatannya, Zak menyebutkan bahwa preferensi musik merupakan data yang cukup untuk mengungkap banyak hal seperti sifat, perilaku, pandangan politik, bahkan orientasi seksual seseorang.

Gugatan yang diajukan ke pengadilan federal di Chicago, AS ini bertujuan membuat Bose berhenti melakukan praktik curang tersebut dan agar tidak lagi melanggar privasi konsumen.

"Dalam sejumlah studi ilmiah, preferensi musik merefleksikan secara eksplisit karakteristik seseorang seperti usia, perilaku, bahkan bisa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang dengan kondisi autis," ujar Zak.

Zak menyebutkan, dia mengetahui Bose mengirimkan data mengenai dirinya ke pihak ketiga seperti situs Segment.io, di mana website tersebut menawarkan untuk mengumpulkan data konsumen dan mengirimnya ke siapa saja.

(rns/yud)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed